AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Pertama di Indonesia, Unibraw Rilis Marketplace Khusus Jual Produk Mahasiswa

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Selasa, 26 Oktober 2021 06:50 WIB
Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat aplikasi marketplace yang menjual produk kreasi mahasiswa.
Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat aplikasi marketplace yang menjual produk kreasi mahasiswa.  (Foto: MNC Media)
Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat aplikasi marketplace yang menjual produk kreasi mahasiswa. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat aplikasi marketplace yang menjual produk kreasi mahasiswa. Marketplace yang dinamakan ABC E Mart berisi produk - produk komersial hasil penelitian, dari para mahasiswa yang dijual.

Wakil Dekan Kemahasiswaan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya Yusuf Hendrawan menyatakan, maraknya marketplace umum yang menjual produk komersial umum menjadikan produk mahasiswa kerap kali kalah saing. Alhasil melalui unit mahasiswa bernama Agritechno Business Centre (ABC) FTP mencoba mengakomodir produk kreasi olahan mahasiswa untuk dijual.

"Aplikasi marketplace yang dikelola dibangun oleh mahasiswa dari lembaga kedaulatan mahasiswa yang namanya ABC, dengan latar belakang bahwa mahasiswa itu punya banyak, produk inovatif, punya banyak produk berbasis teknologi," kata Yusuf Hendrawan, saat meluncurkan marketplace berbasis mahasiswa, pada Senin (25/10/2021) di Universitas Brawijaya.

Sayang ketika penelitian berhasil dan produk tercipta sering mahasiswa kesulitan untjk memasarkan produknya. Jadi misalkan produknya itu berhasil menjuarai kompetisi kewirausahaan, tetapi tidak bisa diwujudkan dan dipasarkan, hal ini tentu akan sia - sia.

"Sayang kalau produknya tidak dimanfaatkan harus kita serap dan bisa di komersilkan jangan sampai selesai kompetisinya sudah selesai itu harus bisa dijual. Masalahnya ketika siap dikomersilkan dikomersilkan di mana apakah di marketplace umum," bebernya.

Dari sanalah latarbelakang pembuatan ABC e-mart kreasi mahasiswa FTP UB. Selain memasarkan produk, aplikasi ini juga mengajak para mahasiswa, untuk bisa belajar membuat suatu produk komersial yang diawali penelitian. Dimana berbeda dengan marketplace pada umumnya, marketplace buatan mahasiswa ini juga diberikan bimbingan untuk penelitian dan dana hibah, untuk pengembangan produk tersebut.

"Kita mulai dengan mahasiswa kita memberikan dana hibah, kita biayai riset berbasis mahasiswa, untuk menghasilkan penelitian yang output-nya harus produk. Jadi kalau produknya bukan produk komersial, sebatas penelitian saja, hanya dipublikasikan, saya nggak mau, jadi harus produk, setelah menjadi produk dia naik kelas dan masuk ke marketplace ini," jelasnya.

Aplikasi marketplace mahasiswa ini juga diklaim menjadi yang pertama di Indonesia, sebab sebelumnya ada marketplace tapi bukan dikhususkan untuk mahasiswa, melainkan juga diperuntukkan untuk dosen dan civitas akademi lain.

"Saya kira di Indonesia ini masih yang pertama, ada yang saya lihat di internet itu dari president university itu kampus marketplace, tapi dia untuk dosen dan akademisi lain bisa masuk," tuturnya.

Langkah pembuatan marketplace mahasiswa ini juga menjadi bagian dari mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada bidang kewirausahaan, magang, riset, dan proyek independen.

Dimana ada 12 produk terlebih dahulu yang bakal dipasarkan melalui marketplace mahasiswa ini. Produk - produk ini merupakan hasil kreasi, inovasi, dan penelitian dari mahasiswa FTP UB.

"Sementara ini hanya 12 saja tapi kita risetnya puluhan banyak. Kita lihat secara internal FTP, produk-produk mahasiswa FTP sudah banyak sekali. Itu yang pertama kita serap dulu, nanti kalau ini sudah berhasil, sudah sukses, kita mulai kembangkan di lingkup berbagai fakultas, kalau punya produk bisa kita ikutkan di sini," ungkap dia.

Setelah nanti berhasil menjual produk komersial karya mahasiswa UB di lingkungan fakultas dan Universitas Brawijaya, ABC e-mart ini juga akan dikembangkan keluar kampus. Harapannya dengan banyak kampus di Kota Malang bisa bermunculan beragam produk komersial buatan mahasiswa, yang belum terakomodir melalui marketplace umum.

Harapannya seluruh mahasiswa di Malang bisa membeli produk komersial yang dipasarkan oleh sesama mahasiswa, selain sebagai menggerakkan ekonomi juga menjadi bagian dari persaingan industri, dan menumbuhkan ekonomi kreatif.

"Selama statusnya masih mahasiswa, boleh join ke sini. Jadi untuk mahasiswa prestasi yang dapat reward dari universitas atau kampusnya, bukan dalam bentuk materi melainkan voucher, untuk bisa membeli apapun produk yang ada di marketplace sehingga nanti akan menggerakkan menggelorakan ekonomi, dari ebuah produk -  produk mahasiswa untuk dibeli juga oleh mahasiswa," paparnya.

Masyarakat umum juga disebut Yusuf Hendrawan, juga bisa membeli produk kreasi dan inovasi mahasiswa. "Nanti masyarakat umum boleh membeli, tapi fokus utama kita adalah mahasiswa. Jadi itu ide kami bersama adik-adiknya mahasiswa, kita harus punya jiwa militansi, dan idealisme yang tinggi, jadi oleh mahasiswa, dari mahasiswa, dan untuk mahasiswa," pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD