AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Pertamina Mulai Jual Pertalite Seharga Premium di Medan

ECONOMICS
Wahyudi Aulia/Sindonews
Minggu, 21 Maret 2021 21:02 WIB
PT Pertamina mulai menjual BBM jenis Pertalite seharga Premium di Medan yaitu Rp6.450 per liter.
PT Pertamina mulai menjual BBM jenis Pertalite seharga Premium di Medan yaitu Rp6.450 per liter. (Foto; MNC Media)

IDXChannel - PT Pertamina mulai menjual BBM jenis Pertalite seharga Premium di Medan yaitu Rp6.450 per liter.Pertalite dengan harga khusus ini dapat diperoleh di dua SPBU di Kota Medan yakni di SPBU Pertamina 14201184 Jalan Amir Hamzah Kecamatan Medan Helvetia dan SPBU Pertamina 14201145 di Jalan Karya Kecamatan Medan Barat.

"Mulai tadi malam, sudah kita kirimkan Pertalite harga khusus itu sebanyak 16 Kilo Liter (KL),” ujar Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagut, Taufikurachman, Minggu (21/3/2021).

Taufik menjelaskan, Pertalite harga khusus ini rencananya akan dijual selama enam bulan. Ini merupakan bagian dari Program Langit Biru (PLB) yang digulirkan Pertamina untuk mengajak masyarakat menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan. Penggunaan BBM dengan oktan lebih tinggi sangat penting guna menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat.

Saat ini sendiri, hanya tersisa tujuh negara di dunia yang masih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan oktan rendah atau research octane number (RON) 88 atau bensin Premium.  Ketujuh negara tersebut adalah Bangladesh, Colombia, Mesir, Mongolia, Ukraina, Uzbekistan, dan Indonesia. Nilai oktan yang rendah berpengaruh negatif terhadap pencemaran udara akibat emisi gas buang kendaraan.

“PLB merupakan program pengurangan polusi, program ini juga mengedukasi masyarakat untuk menggunakan BBM berkualitas yang memiliki kadar oktan tinggi sehingga lebih ramah lingkungan. BBM berkualitas yakni Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo,” jelasnya. 

Sasaran PLB, terang Taufik adalah khusus untuk konsumen kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga. Kemudian angkutan umum kota (angkot) dan taksi plat kuning yang dilakukan secara bertahap.

Sementara itu, seorang driver ojek online, Walmar mengaku senang dengan hadirnya PLB di Kota Medan. Dengan hadirnya, Program Pertalite Harga Khusus tersebut, dapat membantu meringankan biaya transportasinya apalagi di masa pandemi yang belum usai.

Menurutnya, dalam sepekan ia mengkonsumsi BBM Pertalite sebanyak 14 liter. Walmar lebih suka menggunakan Pertalite karena mesin kendaraan terasa lebih halus, dan kesehatan mesin serta lingkungan juga terjaga. “Saya pilih Pertalite karena motor juga sudah terbiasa diisiin Pertalite. Pernah isi Premium, cuma terasa waktu pemakaian. Ketika pakai Premium, tarikan sepeda motor terasa berat, jika pakai Pertalite terasa ringan,” katanya.

Ia berharap PLB terus berlanjut agar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. “BBM adalah salah satu kebutuhan penting dalam hidup, terkhususnya bagi jiwa di atas aspal yakni driver. Jika BBM langka atau harganya melonjak naik, pasti membuat kecewa bagi para pelanggan. Harapannya untuk Pertamina, semoga PLB ini semakin sering diluncurkan agar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya,” ujar Walmar. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD