Kapabilitas ini mendukung keandalan kapal dalam mengangkut berbagai produk olahan energi, termasuk produk minyak ringan atau light oil products seperti Marine Fuel Oil (MFO), High Speed Diesel (HSD), dan Marine Gas Oil (MGO), guna memenuhi kebutuhan energi nasional secara konsisten.
Melalui pengoperasian MT Pagerungan, kata dia, Pertamina Patra Niaga terus mendorong peran armada laut sebagai bagian penting dalam menjaga konektivitas energi nasional. Upaya ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk memastikan distribusi energi berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun sektor industri di berbagai wilayah Indonesia.
Arif menambahkan, MT Pagerungan selama ini mendukung konektivitas energi dari terminal utama seperti Balongan, Tuban, dan Tanjung Wangi serta sejumlah wilayah operasional di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Indonesia Timur.
Melalui rute tersebut, kapal ini mendukung kelancaran pasokan BBM ke wilayah dengan kebutuhan energi yang terus bergerak seiring aktivitas masyarakat dan industri.
"Penguatan peran MT Pagerungan juga sejalan dengan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan distribusi energi tidak hanya berjalan andal, tetapi juga semakin efisien dan memperhatikan aspek keberlanjutan," ujar dia.
(Dhera Arizona)