Di saat yang sama, ekspor sektor migas terpuruk lebih dalam dengan jatuh sebesar 31,76 persen secara tahunan ke level USD760 juta.
Sebaliknya, kondisi berkebalikan terjadi pada lini belanja luar negeri. BPS mencatat nilai impor Indonesia melonjak drastis hingga menyentuh angka USD24,82 miliar pada Mei 2026, mencerminkan kenaikan agresif sebesar 22,16 persen dibandingkan performa bulan Mei 2025.
Akselerasi impor ini didorong oleh pertumbuhan sektor nonmigas yang merangkak naik 14,89 persen secara tahunan menjadi USD20,30 miliar.
Sementara itu, posisi impor migas nasional mencatatkan lonjakan paling ekstrem dengan meroket sebesar 70,78 persen hingga menembus angka USD4,51 miliar.
(Dhera Arizona)