IDXChannel - Pemerintah Indonesia membuka peluang ekspor minyak sawit atau crude palm oil (CPO) dan 120 ribu ton kakao per tahun ke Belarus seiring upaya memperkuat kerja sama pangan antara kedua negara.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, Belarus merupakan mitra potensial sekaligus pintu masuk bagi produk pertanian Indonesia ke kawasan Eropa Timur.
“Kami ingin memperluas pasar ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Belarus. Hubungan yang semakin erat antara kedua negara harus memberikan manfaat nyata melalui peningkatan perdagangan yang saling menguntungkan,” katanya saat menerima kunjungan Putra Presiden Belarus Dmitry Lukashenko di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, dikutip Rabu (1/7/2026).
Amran menyebut, pemerintah Belarus menyampaikan, negaranya memiliki industri pengolahan cokelat yang memasok kebutuhan pasar domestik, Eropa Timur, hingga Rusia. Untuk mendukung industri tersebut, Belarus membutuhkan sekitar 120 ribu ton kakao per tahun, sehingga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor sekaligus memperluas akses pasar bagi komoditas kakao nasional.