Mayoritas petani mandiri juga masih dipusingkan oleh persoalan status hukum lahan mereka, situasi yang menutup celah bagi mereka untuk menikmati bantuan pemerintah atau memperoleh sertifikasi berkelanjutan.
Padahal, sertifikasi ini dianggap bisa menjadi alat penting guna memacu standar budidaya yang lebih sehat, memperkuat wadah organisasi petani, mendongkrak keahlian, serta membuka pintu bagi pembinaan dan perluasan jangkauan pasar.
Sementara itu, Head of Smallholders Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Guntur Cahyo Prabowo, menekankan bahwa sertifikasi mestinya tidak hanya diposisikan sebagai formalitas persyaratan pasar semata.
Sertifikasi harus dilihat sebagai bagian utuh dari ekosistem besar yang berfungsi meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta daya saing jangka panjang para petani swadaya.
Ia menambahkan terkait ketertinggalan banyak petani mandiri bukan dipicu oleh nihilnya niat atau komitmen untuk maju.