AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Pimpin Patroli Laut, Mentan Minta Badan Karantina Perkuat Pengawasan

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Jum'at, 26 November 2021 09:42 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo memimpin patroli laut sebagai bentuk pengawasan keluar masuknya produk pangan nasional sebelum tiba di gudang karantina.
Pimpin Patroli Laut, Mentan Minta Badan Karantina Perkuat Pengawasan (Dok.MNC Media)
Pimpin Patroli Laut, Mentan Minta Badan Karantina Perkuat Pengawasan (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memimpin patroli laut bersama Polariud Mabes Porlis sebagai bentuk pengawasan keluar masuknya produk pangan nasional sebelum tiba di gudang karantina pelabuhan Tanjung Priok.

"Patroli ini untuk memastikan berbagai aktivitas kita dalam rangka pengawasan pertanian, lintas pertanian baik yang masuk ke indonesia maupun keluar indonesia. Kita harus mampu mendeteksi apa-apa yang terjadi pada aktivitas di pelabuhan-pelabuhan utama," ujar Mentan pada keterangan tertulisnya, (26/11/2021).

Mentan berharap kedepan Badan Karantina Pertanian bisa saling memperkuat pengawasan yang dilakukan bersama Polairud terhadap masuknya produk pangan ke Indonesia.

"Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada polairud yang telah mengadaptasi seluruh aktivitas karantina. Karena itu pengawasan pertanian harus semakin diperkuat," lanjutnya.

Menurutnya patroli laut ini juga merupakan implementasi dari MoU kerjasama antara Kementan dengan Kapolri beberapa waktu lalu, dimana pengawasan terhadap pangan menjadi bagian penting. Termasuk pengawasan laut dan pengawasan udara.

"Ini adalah upaya bersama antara kami dan Polairud (Polri), dimana sebelumnya kami dan kepolisian sudah melakukan kerjasama MOU dalam mengawal seluruh aktivitas pertanian di darat, laut dan di udara," pungkasnya.

Menurut Mentan SYL badan karantina ini memiliki fungsi yang cukup penting untuk menjamin kualitas bahan pangan yang masuk termasuk yang keluar untuk keperluan ekspor.

"Jangan kira tugas karantina hanya jaga-jaga saja, bukan, kalau sampai masuk hama, virus dan mikroba, akibatnya akan kepada makanan atau terjadi serangan hama? banyak orang bilang karantina hanya tambah-tambah prosedur, ini anak-anak karantina tidak boleh main-main, kalau bisa dipercepat kenapa harus lambat-lambat," tambah Mentan SYL.

Kementan juga mendorong semua daerah di Indonesia melakukan ekspor produk pertanian serentak pada Akhir tahun 2021 mendatang. Langkah ini perlu dilakukan agar Indonesia mampu terus tumbuh melawan berbagai krisis dan gejolak ekonomi akibat pandemi. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD