AALI
9625
ABBA
0
ABDA
6950
ABMM
1200
ACES
1260
ACST
256
ACST-R
0
ADES
2770
ADHI
945
ADMF
7650
ADMG
214
ADRO
1735
AGAR
368
AGII
1515
AGRO
2200
AGRO-R
0
AGRS
202
AHAP
71
AIMS
348
AIMS-W
0
AISA
199
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
570
AKRA
4020
AKSI
432
ALDO
745
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.90
0.56%
+2.56
IHSG
6128.79
0.26%
+15.68
LQ45
864.31
0.52%
+4.43
HSI
24311.91
-0.77%
-188.48
N225
29437.68
-2.47%
-746.28
NYSE
16328.79
-1.63%
-271.00
Kurs
HKD/IDR 1,831
USD/IDR 14,265
Emas
796,218 / gram

PLN Dapat PMN Rp7,5 Triliun untuk Bangun Jaringan Listrik ke Desa

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Jum'at, 04 Juni 2021 10:34 WIB
PLN mendapatkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun di APBN 2022. Dana tersebut nantinya digunakan untuk pembangun lisdes.
PLN Dapat PMN Rp7,5 Triliun untuk Bangun Jaringan Listrik ke Desa (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT PLN (Persero) mendapatkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun di APBN 2022. Dana tersebut nantinya digunakan untuk pembangun jaringan listrik pelosok desa.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, penugasan yang dijalankan PLN berupa pembangunan infrastruktur transmisi distribusi listrik untuk desa (Lisdes). Tak hanya PLN, PMN yang diperoleh perseroan negara lain pun difokuskan untuk penugasan. 

"Di tahun 2022, kebanyakan PMN BUMN untuk penugasan. PLN sebesar Rp 7,5 triliun untuk pembangunan infrastruktur transmisi distribusi listrik untuk desa," ujar Erick Thohir saat Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR, dikutip Jumat, (4/6/2021). 

Di hadapan anggota Komisi, Mantan Bos Inter Milan itu menegaskan, 90 persen dana segar yang disuntik pemerintah kepada perusahaan pelat merah difokuskan pada penugasan dan restrukturisasi. 

Misalnya, PT Hutama Karya (Persero) untuk konstruksi jalan tol Trans Sumatera. PT PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC terkait penugasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, hingga PT RNI (Persero) perihal penugasan food estate. "Semua PMN ini diperuntukkan bagi penugasan," tutur dia. 

Pada 2021, PLN mengusulkan PMN senilai Rp 20 triliun. Meski begitu, pemerintah hanya menyetujui anggaran sebesar Rp 5 triliun.

PMN Rp 5 triliun dialokasikan untuk sejumlah program. Diantaranya pembiayaan belanja modal dalam proyek-proyek sektor transmisi dan distribusi, termasuk di dalamnya listrik desa, pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dan penunjang program listrik desa. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD