Untuk memastikan kontinuitas pasokan energi, PLTS off-grid dapat dikombinasikan dengan BESS yang menyimpan kelebihan energi dari sinar matahari pada siang hari untuk digunakan pada malam hari atau saat kondisi cuaca buruk.
Dengan sistem ini, industri dapat memperoleh pasokan energi bersih dan stabil tanpa perlu bergantung pada generator berbahan bakar fosil.
Pemerintah Indonesia juga mendukung pengembangan teknologi ini, dengan rencana investasi sekitar USD1 miliar untuk proyek off-grid solar plus storage di wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan. Proyek ini bertujuan untuk memperluas akses listrik yang berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari agenda besar untuk transisi energi nasional yang lebih bersih dan terjangkau.
Efisiensi dan Keberlanjutan: Potensi PLTS di Sektor Industri
Industri Indonesia menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus berkembang. Kajian yang dilakukan oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) menunjukkan bahwa potensi teknis pemanfaatan PLTS di Indonesia dapat mencapai 3,3 hingga 20 Terawatt-peak (TWp).
Namun, hingga Agustus 2024, kapasitas terpasang energi surya masih relatif rendah, hanya sekitar 718 Megawatt-peak (MWp), membuka peluang besar bagi sektor industri untuk beralih ke energi terbarukan.