AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Polri: Jika Pemudik Positif Covid-19, Wajib Isolasi Atau Dirawat

ECONOMICS
Carlos Roy Fajarta/Sindo
Rabu, 05 Mei 2021 12:46 WIB
Apabila hasil pemeriksaan swab antigen Covid-19 gratis yang dilakukan di posko mudik positif maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR di pos medis terdekat.
Polri: Jika Pemudik Positif Covid-19, Wajib Isolasi Atau Dirawat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono menyebutkan bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan non mudik dan tidak memiliki dokumen negatif swab antigen Covid-19 harus mengikuti swab antigen gratis di posko penyekatan.

Dikatakan Istiono apabila hasil pemeriksaan swab antigen Covid-19 gratis yang dilakukan di posko mudik positif maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR di pos medis terdekat. 

Apabila hasilnya kembali positif maka pelaku perjalanan non mudik harus menjalani isolasi mandiri atau perawatan di RS terdekat yang ada di Posko Penyekatan Larangan Mudik 6-17 Mei 2021

"Kalau ada kendaraan yang kucing-kucingan tetap melakukan mudik dan tidak termasuk dalam pengecualian perjalanan non mudik akan kita putar balikkan kendaraannya. Apabila ada kepentingan khusus misalkan orang tuanya sakit itu ada surat dari Lurah atau Kepala Desa, dan dia harus membawa hasil swab. Kalau belum swab nanti ada swab gratis serta pembagian masker di posko titik penyekatan," ujar Istiono saat doorstop dengan awak media usai pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 pada Rabu (5/5/2021) pagi di Mapolda Metro Jaya.

Istiono juga menyebutkan apabila segala bentuk pelanggaran lalu lintas selama Operasi Ketupat Jaya 2021 dan Larangan Mudik pada 6-17 Mei 2021 tetap akan ditilang seperti biasa.

"Kalau hasil swab nya positif Covid-19, maka harus diisolasi mandiri atau dibawa ke RS untuk tindakan medis lebih lanjut. Di setiap pos penyekatan berada dekat dengan RS yang sudah kita siapkan untuk menampung masyarakat yang terjaring dan positif dalam pemeriksaan di Penyekatan arus mudik. Penyekatan ini untuk keluar dan masuk, kita lihat tingkat kepentingan orang tersebut dalam melakukan perjalanan. Pelanggaran lalu lintas pada Operasi Ketupat Jaya 2021 akan tetap kita lakukan penilangan," tambah Istiono.

Sebagaimana diketahui, Operasi Ketupat Jaya 2021 berlangsung 12 hari pada 6-17 Mei 2021 atau bersamaan dengan larangan mudik oleh pemerintah pusat pada 6-17 Mei 2021.

Dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 pada 5 Mei 2021 pagi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono yang membacakan sambutan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa angka kasus Covid-19 pada saat ini mengalami trend kenaikan sebesar 2,03%.

Pada Idul Fitri 2020 silam juga disebutkan bahwa ada kenaikan kasus sebesar 93%. Dengan adanya larangan mudik 2021, pemerintah telah mengurangi perjalanan mudik Idul Fitri 2021 dari 81 juta orang menjadi tersisa 7% atau sekitar 17,5 juta orang. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD