Ali juga menilai keberadaan kawasan wisata, pertanian, serta Candi Gedong Songo tidak serta-merta harus diposisikan berlawanan dengan pengembangan panas bumi. Dengan perencanaan ruang dan perlindungan yang baik, pengembangan energi dan aktivitas ekonomi maupun wisata dinilai berpotensi berjalan berdampingan.
Meski demikian, Ali menegaskan, kekhawatiran masyarakat terkait sumber air, lingkungan, keselamatan, lahan, pertanian, pariwisata, dan kelestarian Candi Gedong Songo harus dijawab secara transparan. Pemerintah dan pengembang, perlu menyediakan data dasar lingkungan, melibatkan ahli independen, membangun sistem pemantauan bersama, serta menyediakan mekanisme pengaduan yang dipercaya masyarakat.
“Keputusan pengembangan selanjutnya harus didasarkan pada kelayakan teknis dan ekonomi, perlindungan lingkungan dan cagar budaya, keselamatan, serta penerimaan masyarakat,” ujar dia.
(Dhera Arizona)