AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24935.43
-0.07%
-16.92
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
16663.77
-0.92%
-155.21
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

PPKM Level 3 Batal, DPR: Jangan Euforia

ECONOMICS
Felldy U/Sindo
Rabu, 08 Desember 2021 11:06 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta masyarakat tidak euforia ketika kebijakan PPKM Level 3 dibatalkan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 
PPKM Level 3 Batal, DPR: Jangan Euforia (FOTO: MNC Media)
PPKM Level 3 Batal, DPR: Jangan Euforia (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta masyarakat tidak euforia ketika kebijakan PPKM Level 3 dibatalkan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Rahmad Handoyo meminta agar masyarakat tidak euforia dan tetap waspada meskipun kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 pada saat libur natal dan tahun baru (Nataru) dibatalkan pemerintah.

"Kepada masyarakat luas, meskipun saat ini telah disampaikan untuk tidak ada level nasional agar masyarakat tidak lengah, tidak euforia dan tetap waspada," kata Rahmad kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Politikus PDI-Perjuangan itu juga meminta masyarakat tidak memaksakan keluar kota untuk liburan dan berkunjung ke keluaraga jauh di pada saat libur Nataru nanti. Dia mengingatkan, ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang masih terus menghantui Tanah Air.

"Dan ini harus menjadi tugas kita semua pihak antisipasi gelombang ketiga," ujarnya.

Meskipun kebijakan PPKM Level 3 ini dibatalkan, Rahmad menegaskan bahwa PPKM di daerah terus berlaku sesuai  tingkatan daerah masing-masing.

"Artinya masing-masing daerah yang akan menjadi panglima pengendalian Covid di daerahnya melalui pengetatan liburan nataru di setiap daerah," tutup Rahmad. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD