AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

PPnBM DTP Diperpanjang, Menperin Sebut Ini Efektif Dongkrak Industri Otomotif

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Jum'at, 17 September 2021 18:58 WIB
Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2021, kembali memperpanjang diskon PPnBM DTP sampai akhir tahun 2021.
PPnBM DTP (ilustrasi)

IDXChannel - Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2021, kembali memperpanjang diskon Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah 100% (PPnBM DTP) sampai akhir tahun 2021.

Menteri Perindustrian menilai, kebijakan tersebut efektif dalam mendongkrak utilitasi industri otomotif nasional menghadapi penurunan selama pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur bahwa usulan kami untuk memperpanjang masa pemberian stimulus PPnBM DTP bisa diakomodasi oleh Menteri Keuangan. Data sudah berbicara dengan terang benderang bahwa stimulus ini memiliki impact luar biasa bagi perekonomian,” ujar Menperin pada keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (17/9/2021).

Menperin menyebutkan pertumbuhan sektor manufaktur pada triwulan II kemarin didorong oleh kencangnya pertumbuhan industri otomotif yang mencapai 45,7%. Selain itu, data penjualan kendaraan roda empat peserta PPnBM DTP di bawah 1.500 cc pada Januari-Agustus 2021 tercatat sebesar 175 ribu unit. 

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 51,0% secara year on year dibandingkan periode yang sama di tahun 2020.

“Untuk mobil peserta PPnBM DTP di atas 1.500 cc, penjualannya pada Januari-Agustus 2021 sebesar 44.680 unit, atau meningkat 64,4% dibandingkan Januari-Agustus 2020,” sambung Menperin AGK.

Menperin berharap adanya kebijakan ini dapat mendorong Purchaseinh Manager,s Index (PMI) manufaktur Indonesia kembali ke jalur ekspansif atau berada di atas angka 50.

Menurutnya peningkatan penjualan mobil akibat pemberian diskon PPnBM juga berperan menciptakan multiplier effect yang cukup besar. Peningkatan pesanan kendaraan berdampak positif pada industri komponen yang menunjang industri otomotif. 

Produsen kendaraan peserta PPnBM DTP juga melibatkan sekitar 319 perusahaan industri komponen tier 1, serta meningkatkan utilisasi dan kinerja industri komponen tier 2 dan 3 yang sebagian besar termasuk industri kecil dan menengah (IKM).

”Dengan industri yang ekspansif dan optimis menjalankan aktivitasnya, kami perkirakan pertumbuhan industri pada triwulan III-2021 bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menperin mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan terkait usulan perpanjangan stimulus PPnBM DTP untuk September hingga Desember 2021. Menperin mengusulkan perpanjangan PPnBM DTP sebesar 100% untuk mobil dengan isi silinder di bawah 1.500 cc, sebesar 50% untuk mobil dengan isi silinder 1.501-2.500 cc berpenggerak 4x2, dan 25% untuk mobil berkapasitas sama dan berpenggerak 4x4. (NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD