Namun, dalam beberapa tahun terakhir muncul persepsi negatif dari masyarakat terkait tata kelola perusahaan.
"Dan harusnya menghasilkan yang lebih baik lagi untuk negara dan bangsa. Dan kita harus mengakui bahwa beberapa tahun belakangan, rakyat pun merasa bahwa terjadi mismanajemen, terjadi permainan-permainan tidak sehat di Pertamina dan di pengaturan ESDM kita," katanya.
Karena itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh Pertamina sejak awal masa kepemimpinannya. Dia telah menunjuk jajaran pimpinan baru dengan mandat tegas untuk membersihkan praktik korupsi.
“Waktu saya menjadi presiden, saya bertekad untuk membersihkan Pertamina. Saya angkat Saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak-anak muda, dan saya beri tugas," kata dia.
"Jangan korupsi. Jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini. Direktur Utama Pertamina sangat strategis. Anda bertanggung jawab atas sebuah perusahaan 100 miliar dolar,” kata Prabowo.
(Nur Ichsan Yuniarto)