AALI
9800
ABBA
290
ABDA
7475
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
191
ACST-R
0
ADES
3490
ADHI
810
ADMF
7550
ADMG
195
ADRO
2250
AGAR
362
AGII
1440
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
169
AHAP
70
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
178
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
785
AKSI
820
ALDO
1390
ALKA
334
ALMI
298
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.84
-0.54%
-2.72
IHSG
6602.19
-0.18%
-11.87
LQ45
940.29
-0.48%
-4.52
HSI
24064.06
-0.2%
-48.72
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
16950.91
-1.56%
-268.15
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,548 / gram

Prioritas Kerja Sama RI–UEA: Pembangunan Ibu Kota Baru, Transisi Energi, dan Perdagangan 

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Jum'at, 05 November 2021 13:38 WIB
Jokowi menyampaikan tiga sektor pembangunan di Indonesia yang bisa dijadikan prioritas kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).
Prioritas Kerja Sama RI–UEA: Pembangunan Ibu Kota Baru, Transisi Energi, dan Perdagangan  (Dok.MNC Media)
Prioritas Kerja Sama RI–UEA: Pembangunan Ibu Kota Baru, Transisi Energi, dan Perdagangan  (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi)  menyampaikan tiga sektor pembangunan di Indonesia yang bisa dijadikan prioritas kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Indonesia – UEA Investment Forum yang berlangsung di Dubai, Kamis, 4 November 2021.

“Yang pertama, pembangunan ibu kota baru Indonesia. Untuk membangun ibukota baru setidaknya dibutuhkan dana sebesar USD 35 miliar,” katanya dikutip dari siaran pers Biro Pers Setpres, Jumat (5/11/2021).

Kemudian sektor kedua adalah di bidang transisi energi. Jokowi berkomitmen akan lakukan transisi ini sebaik mungkin dengan mengundang investor dan teknologi dengan harga terjangkau.

“Jika anda tertarik melakukan investasi untuk energi baru dan terbarukan, ini adalah saat yang tepat. Potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak dan beragam, hidro, surya, panas bumi dan lain-lain,” ujarnya.

Lalu prioritas ketiga yang disampaikan Jokowi adalah di sektor perdagangan. Jokowi menekankan pentingnya diversifikasi perdagangan dan mulai menegosiasikan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA).

“Saya harapkan pada Maret tahun depan perundingan sudah akan selesai,” ujanya.

Setelah menghadiri Indonesia - UEA Investment Forum, Jokowi juga menyaksikan penandatanganan MoU antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Air Products and Chemical asal Amerika Serikat di industri gasifikasi batubara dan turunannya. Hal ini  dihadiri langsung Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Shefi Ghasemi, Presiden, Chairman, sekaligus CEO dari Air Products and Chemical secara virtual.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Indonesia-PEA Investment Forum yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan M. Lutfi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk PEA Husin Bagis dan Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD