AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Proyek RDMP Balikpapan Capai 46,92 Persen, Dirut Pertamina: Lampaui Target

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Senin, 10 Januari 2022 12:04 WIB
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di akhir tahun 2021 mencapai 46,92%.
Proyek RDMP Balikpapan Capai 46,92 Persen, Dirut Pertamina: Lampaui Target (Dok.MNC Media)
Proyek RDMP Balikpapan Capai 46,92 Persen, Dirut Pertamina: Lampaui Target (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pertamina mencatat realisasi pembangunan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di akhir tahun 2021 mencapai 46,92%. Realisasi ini melampaui target yang diproyeksikan sebesar 45,54%.

Adapun capaian proyek RDMP Balikpapan meliputi 4 komponen utama yakni engineering, procurement, construction, dan commissioning.  

"Sebuah pencapaian yang lebih tinggi dari target forecast kami. Melihat progres pengembangan kilang on track, kami optimis proyek RDMP Balikpapan dapat on stream Sesuai target di tahun 2024," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan tertulis dikutip, Senin (10/1/2022).

Bersamaan dengan pelaksanaan RDMP Balikpapan, Pertamina juga melakukan ekspansi pembangunan terminal crude oil di Lawe-Lawe di Kabupaten Penajam Paser Utara. Proyek ini meliputi jalur pipa lepas pantai (offshore) dan darat (onshore) sepanjang total 41 km dan dua tangki raksasa dengan total kapasitas 2.000.000 barrel yang akan menjadi komponen penunjang Terminal Lawe-Lawe.

Pertamina berhasil menuntaskan 9 milestone atau tonggak pencapaian besar pada mega proyek RDMP Balikpapan. Kesembilan milestone yang berhasil dituntaskan sepanjang 2021 adalah Delivery 3 Units of Boiler dan pipa Lawe-Lawe pada Februari 2021, Delivery Alkylation Reactor pada Maret 2021, Operational Acceptance Relokasi Flare pada April 2021, dan Delivery 5 unit Steam Turbine Generator pada Juni 2021.

Selanjutnya, semester kedua 2021, Pertamina juga berhasil menuntaskan 5 milestone yakni, Delivery C3 Splitter dan mechanical completion RFCC Feed Tank (Juli 2021), Delivery RFCC Disengager/Stripper and Regenerator serta pemasangan Alkylation Reactor (Agustus 2021). Alkylation Reactor merupakan komponen penting dalam memproduksi alkylate yang nantinya bisa menghasilkan produk gasoline standar Euro 5. 

Pada September 2021, Pertamina berhasil melakukan commissioning RFCC Feed Tank dan pemasangan Steam Turbin Generator A dilanjutkan dengan Completion Assembly Ringer Crane 2.800 ton serta pemasangan Propane/Propylene Splitter pada Oktober 2021. Pemasangan ‘Column Propane’ atau ‘Propylene Splitter’, sebuah peralatan penting yang berfungsi untuk memisahkan propylene product dari propane product.

Di akhir tahun 2021, Pertamina berhasil menuntaskan milestone ke-9 yakni commissioning RFCC Feed Tank dan pemasangan RFCC 1st Regenerator.

Menurut Nicke, setelah tuntas RDMP Balikpapan secara keseluruhan diproyeksikan dapat menekan defisit neraca migas (current account deficit) hingga USD2,65 miliar per tahun. 

"Defisit neraca migas dapat ditekan melalui substitusi produk impor dengan produk - produk bernilai jual tinggi seperti Gasoline dengan Kualitas EURO V dan juga produk Petrokimia Propylene yang kebutuhannya masih sangat tinggi," jelasnya.

Nicke menambahkan, komitmen tinggi Pertamina untuk menekan defisit neraca migas ini ditunjukkan melalui progres proyek yang on track. 

RDMP Balikpapan merupakan upaya Pertamina untuk meningkatkan kapasitas kilang dari 260.000 barel menjadi 360.000 barel. Selain itu, proyek pembangunan infrastruktur terbesar Pertamina ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompleksitas kilang dalam mengoptimalkan penggunaan bahan baku dan dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi dan pada akhirnya akan meningkatkan ketahanan energi nasional sebagaimana yang diamanatkan kepada perseroan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). 

"Melalui RDMP Balikpapan, produk-produk Non-BBM seperti LPG akan naik pesat 48 kilo ton per tahun menjadi 384 kilo ton per tahun. Paralel, produk BBM seperti Gasoline, Diesel dan Avtur juga naik drastis dengan total produksi menjadi 319.000 barel/hari," tandas Nicke.  

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD