AALI
9800
ABBA
398
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1265
ACST
232
ACST-R
0
ADES
2930
ADHI
1020
ADMF
7700
ADMG
202
ADRO
1770
AGAR
340
AGII
1500
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
173
AHAP
66
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
995
AKRA
4140
AKSI
0
ALDO
1050
ALKA
0
ALMI
248
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.94
1.75%
+8.74
IHSG
6567.96
0.93%
+60.29
LQ45
946.70
1.63%
+15.16
HSI
23714.00
0.23%
+55.08
N225
27845.67
-0.32%
-89.95
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,843
USD/IDR 14,383
Emas
823,220 / gram

Pupuk Iskandar Muda Salurkan Urea Bersubsidi 367.415 Ton di 2021

ECONOMICS
Jamal/Kontributor
Selasa, 22 Juni 2021 17:09 WIB
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pupuk urea bersubsidi sebesar 367.415 ton di 2021.
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pupuk urea bersubsidi sebesar 367.415 ton di 2021.  (Foto: MNC Media)
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pupuk urea bersubsidi sebesar 367.415 ton di 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pupuk urea bersubsidi sebesar 367.415 ton di 2021. Pupuk urea bersubsidi ini meliputi Provinsi Aceh 76.006 ton, Sumatera Utara 154.916 ton, Sumatera Barat 68.754 ton, Riau 37.572 ton, Kepri 110 ton dan Jambi 30.057 ton.

Vice Presiden Humas PT PIM Nasrun, mengatakan penyaluran itu sesuai Permentan Nomor 49 tahun 2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi sektor Pertanian tahun anggaran 2021.

Menurut Nasrun, PT Pupuk Iskandar Muda juga ditunjuk oleh Kementrian Pertanian untuk  menyalurkan Pupuk Urea Bersubsidi untuk Provinsi Kalimantan Barat sebesar 35.475 ton, Kalimantan Tengah 16.912 ton  dan Kalimantan Selatan 40.616 ton.

Khusus Provinsi Aceh mendapat tambahan pupuk urea bersubsidi sebesar 76.006 ton. Angka itu naik 10,21 % dibandingkan tahun 2020 sebesar 68.960 ton. Dalam menyalurkan pupuk urea bersubsidi PT. PIM tetap mengacu kepada eRDKK yang diterbitkan oleh tim verifikasi dan validasi dari Kabupaten/Kota/Kecamatan.


"Namun Demikian kami tidak memungkiri bahwa kondisi dilapangan berbeda, kebutuhan petani akan pupuk urea bersubsidi lebih besar  dari alokasi yang telah diberikan pemerintah," imbuh Nasrun.


Hingga saat ini, pupuk urea bersubsidi digudang lini III tersedia dengan cukup dan petani silakan menebus sesuai dengan alokasi dan eRDKK. Namun apabila pupuk urea bersubsidi tidak mencukupi untuk kebutuhan petani PT. PIM sudah menyiapkan pupuk urea nonsubsisdi. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD