AALI
8050
ABBA
590
ABDA
6950
ABMM
1280
ACES
1305
ACST
266
ACST-R
0
ADES
2370
ADHI
680
ADMF
7675
ADMG
214
ADRO
1375
AGAR
398
AGII
1745
AGRO
2510
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
57
AIMS
430
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
655
AKRA
3520
AKSI
418
ALDO
645
ALKA
228
ALMI
254
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
439.65
0.33%
+1.46
IHSG
6077.18
0.12%
+7.14
LQ45
826.05
0.37%
+3.01
HSI
26125.00
0.63%
+163.97
N225
27742.28
1.68%
+458.69
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
841,965 / gram

Pupuk Iskandar Muda Salurkan Urea Bersubsidi 367.415 Ton di 2021

ECONOMICS
Jamal/Kontributor
Selasa, 22 Juni 2021 17:09 WIB
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pupuk urea bersubsidi sebesar 367.415 ton di 2021.
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pupuk urea bersubsidi sebesar 367.415 ton di 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pupuk urea bersubsidi sebesar 367.415 ton di 2021. Pupuk urea bersubsidi ini meliputi Provinsi Aceh 76.006 ton, Sumatera Utara 154.916 ton, Sumatera Barat 68.754 ton, Riau 37.572 ton, Kepri 110 ton dan Jambi 30.057 ton.

Vice Presiden Humas PT PIM Nasrun, mengatakan penyaluran itu sesuai Permentan Nomor 49 tahun 2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi sektor Pertanian tahun anggaran 2021.

Menurut Nasrun, PT Pupuk Iskandar Muda juga ditunjuk oleh Kementrian Pertanian untuk  menyalurkan Pupuk Urea Bersubsidi untuk Provinsi Kalimantan Barat sebesar 35.475 ton, Kalimantan Tengah 16.912 ton  dan Kalimantan Selatan 40.616 ton.

Khusus Provinsi Aceh mendapat tambahan pupuk urea bersubsidi sebesar 76.006 ton. Angka itu naik 10,21 % dibandingkan tahun 2020 sebesar 68.960 ton. Dalam menyalurkan pupuk urea bersubsidi PT. PIM tetap mengacu kepada eRDKK yang diterbitkan oleh tim verifikasi dan validasi dari Kabupaten/Kota/Kecamatan.


"Namun Demikian kami tidak memungkiri bahwa kondisi dilapangan berbeda, kebutuhan petani akan pupuk urea bersubsidi lebih besar  dari alokasi yang telah diberikan pemerintah," imbuh Nasrun.


Hingga saat ini, pupuk urea bersubsidi digudang lini III tersedia dengan cukup dan petani silakan menebus sesuai dengan alokasi dan eRDKK. Namun apabila pupuk urea bersubsidi tidak mencukupi untuk kebutuhan petani PT. PIM sudah menyiapkan pupuk urea nonsubsisdi. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD