IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal penerimaan pajak di 2025 di bawah target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau shortfall.
Adapun outlook penerimaan pajak 2025 sebesar Rp2.076,9 triliun.
Sementara hingga November 2025, realisasi pendapatan pajak tercatat Rp1.634,4 triliun. Angka ini turun Rp54,2 triliun atau 3,2 persen dibanding realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.688,6 triliun.
"Ya (penerimaan pajak) kira-kira di bawah outlook. Detailnya nanti minggu depan saya persentasikan. Untuk levelnya masih pada pembahasan," ujar Purbaya dalam konferensi pers, Rabu (31/12/2025).
Purbaya menjelaskan target pajak yang berada di bawah outlook lantaran ekonomi yang kurang baik di awal 2025. Selain itu, beberapa penundaan penerapan pajak juga menjadi salah satu faktornya.
"Kita enggak memungkiri karena ekonomi jelek beberapa bulan sebelumnya, sembilan bulan pertama tahun ini. Terus, ada beberapa upaya penarikan pajak yang saya tunda sampai ekonominya bagus. Kan percuma juga kalau saya terapkan juga akan enggak masuk uangnya, malah memperburuk ekonomi," kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Purbaya juga mengatakan penerimaan negara di 2025 lebih rendah akan membuat defisit APBN semakin melebar. Meski begitu, dia memastikan defisit tidak akan melewati target 3 persen PDB seperti yang ditetapkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003.
"Di atas (outlook 2,78 persen). Yang jelas kami tidak melanggar Undang-Undang yang 3 perseb. Dan kami komunikasi terus dengan DPR," ujar Purbaya.
(NIA DEVIYANA)