Meskipun asumsi makro dalam APBN 2026 mematok harga minyak mentah pada level USD70 per barel, Kemenkeu telah melakukan simulasi risiko jika harga rata-rata melonjak ke level USD80 hingga USD100 per barel.
Purbaya menegaskan anggaran yang ada saat ini masih mencukupi untuk menanggung beban tersebut.
"Padahal kita sudah siapkan sampai akhir tahun dengan asumsi rata-rata USD100. Artinya nanti ada yang di atas USD100 dalam berita tentu kita masih kuat. Dengan existing anggaran yang ada. Kalau kepepet, masih ada lagi buffer yang saya bilang tadi ya Pak," kata Purbaya.
(NIA DEVIYANA)