Sebagai langkah nyata memperkuat kas negara, Kementerian Keuangan saat ini tengah mengoptimalkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Teknologi itu difokuskan pada pengawasan di pelabuhan untuk meminimalisir potensi kebocoran penerimaan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
“Seharusnya ke depan akan membaik terus itu dari perbaikan AI kita bisa dapat Rp1 triliun minimal. Nanti kita perbaiki lagi yang lain-lain, harusnya kebocoran bea cukai akan berkurang secara signifikan,” kata Purbaya.
Meskipun dinamika ekonomi global terus berubah, Mantan Ketua LPS ini menjamin bahwa pemerintah akan tetap disiplin dalam mengontrol belanja negara.
Purbaya memastikan defisit akan dijaga pada level yang aman dan tidak akan melampaui batas yang membahayakan kesinambungan ekonomi nasional.