"Saya juga baca tuh selebaran yang kertas putih itu. Sebagian informasinya betul, tapi sebagian juga salah. Jadi ada orang pintar yang men-twist (memelintir) informasi di situ sehingga kelihatannya betul, karena, di setiap kalimat yang ada di situ saya ikut rapatnya dengan Bapak Presiden, tetapi sebagian informasinya dipelintir," tuturnya.
Dia pun menanggapi santai soal rumor tersebut. "Ya seru lah buat guncang-guncang pasar kali. Tapi enggak, kita ikut perintah Bapak Presiden terus. Jadi komitmennya kuat, maju terus," kata Purbaya.
(Rahmat Fiansyah)