AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Ratusan Kontainer Limbah Impor Mangkrak, Pengelola TPS: Kami Rugi Rp100 Miliar Lebih

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Selasa, 22 Juni 2021 10:30 WIB
Pengelola TPS menyebutkan dampak kerugian hingga lebih dari Rp100 Miliar akibat adanya penumpukan kontainer limbah impor yang mangkrak setahun.
Pengelola TPS menyebutkan dampak kerugian hingga lebih dari Rp100 Miliar akibat adanya penumpukan kontainer limbah impor yang mangkrak setahun. (Foto:MNC Media)

IDXChnannel- Presdir Agung Logistics, Ryano Panjaitan, menyayangkan pihaknya tidak dilibatkan dalam Rapat Satgas Impor Limbah non B3 yang diselenggarakan di Jakarta pada awal Juni ini. Padahal pihaknya merasakan dampak kerugian hingga lebih dari Rp100 Miliar akibat adanya penumpukan kontainer limbah impor yang mangkrak setahun.

Sebagai salah satu pelaku usaha TPS di Pelabuhan Tanjung Priok, menyebutkan, dalam rapat tersebut menghasilkan enam usulan keputusan untuk menyelesaikan masalah kontainer impor limbah di pelabuhan Tanjung Priok, yakni dimana PT NHI sebagai pihak importir.

Pihaknya sangat menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Satgas Impor Limbah B3 untuk menyelesaikan masalah kontainer limbah B3 PT. NHI di Pelabuhan Tanjung Priok. Namun disayangkan para pengusaha TPS yang paling terdampak tidak diikutsertakan dalam rapat bersama.

“Sangat disayangkan kami para pengusaha TPS atau gudang lini 2 adalah pihak yang paling terdampak akibat berlarut-larut nya penyelesaian kontainer limbah PT.HNI, kok tidak di undang dalam rapat Satgas Impor Limbah B3 tersebut," ucap Ryano di Jakarta, Selasa (22/6/2021).  

Dia menegaskan, berlarutnya penyelesaian masalah kontainer limbah impor B3 yang sudah menghabiskan waktu satu tahun lebih menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi para pengusaha TPS atau gudang lini 2 di pelabuhan Priok.

Ryano mengungkapkan, kalau diakumulasikan kurang lebih total potensi kerugian dari semua pihak TPS atau gudang lini 2 bisa mencapai lebih dari Rp 100 miliar hingga sekarang ini, dan itu pun belum memperhitungkan opportunity cost. 

"Kami harapkan agar Satgas dapat lebih cepat mencegah dan menindak importir yang melakukan kegiatan importasi bahan yang mengandung limbah B3 yang dapat membahayakan lingkungan hidup dan pencemaran di kawasan pelabuhan Priok itu," ungkap Ryano. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD