Seturut itu, dia menerangkan terkait Program Dukungan Manajemen, yang realisasi anggarannya telah mencapai Rp569,37 miliar atau 62,01 persen. Capaian ini disebut-sebut melampaui target penyerapan awal Agustus dengan deviasi positif sebesar 2,61 persen.
Kemudian, Program Perumahan dan Kawasan Permukiman secara keseluruhan, yang rampung menyerap Rp2,702 triliun atau 28,77 persen dari target.
Tak hanya itu, terdapat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang tetap menjadi program terbesar Kementerian PKP pada 2026 dengan alokasi anggaran Rp8,57 triliun atau sekitar 68,4 persen dari total pagu kementerian.
Program tersebut ditargetkan menjangkau 400 ribu unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, jumlah usulan program bedah rumah yang diterima mencapai 1.898.275 unit, atau melewati kuota awal.