sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Realisasi Angkutan Lebaran 2026 Diproyeksi Lampaui Survei, Menhub: Kita Harus Antisipasi IDXChanne

Economics editor Tangguh Yudha
18/02/2026 16:04 WIB
Menhub menyebut realisasi Angkutan Lebaran 2026 diprediksi bisa melebihi angka survei. Pihaknya pun berusaha mengantisipasi hal tersebut.
Realisasi Angkutan Lebaran 2026 Diproyeksi Lampaui Survei, Menhub: Kita Harus Antisipasi. (Foto: iNews Media Group)
Realisasi Angkutan Lebaran 2026 Diproyeksi Lampaui Survei, Menhub: Kita Harus Antisipasi. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyebut realisasi Angkutan Lebaran 2026 diprediksi bisa melebihi angka survei.

Berdasarkan pengalaman pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun lalu, realisasi di lapangan dapat lebih tinggi dibandingkan angka prakiraan awal.

"Melihat hasil survei tahun kemarin, kita harus mengantisipasi, karena ada kemungkinan realisasi akan lebih besar atau mendekati angka tahun kemarin," kata Menhub dalam keterangan resminya sebagaimana dikutip pada Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, angka prakiraan pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 tercatat sebesar 143,9 juta orang, atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan 2025 yang sebesar 146,4 juta orang. Meski demikian, pada realisasinya 2025, jumlah pergerakan masyarakat justru mencapai 154,6 juta orang, lebih tinggi dari angka survei.

Dengan melihat tren tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai perlu ada langkah antisipatif, khususnya di daerah dengan mobilitas tinggi. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian yaitu Lampung.

Dudy mengungkapkan Lampung masuk dalam lima besar tujuan favorit masyarakat dari kawasan Jabodetabek dengan perkiraan jumlah pergerakan mencapai 778,67 ribu orang. Kondisi ini dinilai perlu diantisipasi, terutama di Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu gerbang penyeberangan menuju Sumatera.

"Lampung masuk dalam lima besar tujuan favorit daerah Jabodetabek yang diperkirakan jumlah orang bergerak mencapai 778,67 ribu orang. Sepertinya orang Lampung banyak di daerah Jabodetabek sehingga ini pun perlu diantisipasi terutama di Pelabuhan Bakauheni," lanjutnya.

Ia menegaskan potensi peningkatan pergerakan tersebut menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara optimal dan maksimal, khususnya di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti Lampung, agar arus mudik dan balik dapat berjalan aman serta lancar.

"Hal ini menjadi dasar kita semua untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara optimal dan maksimal. Khususnya di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti di Provinsi Lampung," kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement