AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Realisasi Investasi Cetak Rekor, Capai Rp282,4 T di Kuartal I-2022

ECONOMICS
Athika Rahma
Rabu, 27 April 2022 12:26 WIB
Angka realisasi investasi di tanah air mencetak rekor baru alias all time high (ATH), yang mencapai Rp282,4 triliun sampai dengan Kuartal I-2022.
Realisasi Investasi Cetak Rekor, Capai Rp282,4 T di Kuartal I-2022. (Foto: MNC Media)
Realisasi Investasi Cetak Rekor, Capai Rp282,4 T di Kuartal I-2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Angka realisasi investasi di tanah air mencetak rekor baru alias all time high (ATH). Dalam pembukuan yang diungkap Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penananam Modal (BKPM) mencapai Rp282,4 triliun sampai dengan Kuartal I-2022.

Nilai tersebut mengalami kenaikan hingga 16,9 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Juga tumbuh 28,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

"Bahwa ini rekor 10 tahun terakhir, di mana pertumbuhan realisasi investasi Q and Q (per kuartal) kita baru kali ini tumbuh 16 persen, dan YoYnya (tahunan) juga 28,5 persen, ini rekor 10 tahun terakhir," ujar Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dalam konferensi pers, Rabu (27/4/2022).

Bahlil mengatakan, realisasi ini terbagi menjadi investasi dalam negeri (PMDN) dan investasi asing (PMA).

PMDN tercatat mencapai Rp135,2 triliun, naik 13,3 persen dibanding kuartal sebelumnya dan 25,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan PMA mencapai Rp147,2 triliun, tumbuh 20,5 persen dibanding kuartal sebelumnya dan naik 31,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Ini untuk global, luar negeri, sudah mulai nyaman dan sudah mulai yakin terhadap stabilitas regulasi, kebijakan negara dalam mendorong investasi masuk ke Indonesia," ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan untuk investasi di luar Jawa mencapai 52,7 persen atau Rp188,7 triliun, sementara di Jawa 47,3 persen yaitu Rp93,7 triliun.

"Kita stabil, investasi di luar pulau Jawa sudah mulai membaik ketimbang di Jawa, ini sesuai dengan harapan Pak Presiden untuk membangun Indonesia sentris," pungkas Bahlil. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD