AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Resmikan BBI Aroma Maluku, Nadiem Makarim: UMKM Bisa Maju ke Panggung Global

ECONOMICS
Neneng Zubaedah
Jum'at, 24 September 2021 21:03 WIB
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyampaikan harapan besarnya dalam peluncuran Gernas BBI Aroma Maluku. 
Resmikan BBI Aroma Maluku, Nadiem Makarim: UMKM Bisa Maju ke Panggung Global (Dok.MNC Media)
Resmikan BBI Aroma Maluku, Nadiem Makarim: UMKM Bisa Maju ke Panggung Global (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyampaikan harapan besarnya dalam peluncuran Gernas BBI Aroma Maluku

“Gernas BBI akan mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Maluku untuk mempromosikan narasi rempah dan kekayaan alam Maluku melalui digital marketing. Sehingga, potensi skala lokal dapat maju ke panggung global,” katanya pada acara Peluncuran Awal Gernas BBI Aroma Maluku melalui siaran pers, Jumat (24/9/2021). 

Mendikbudristek mengatakan, salah satu program utama dari Gernas BBI Aroma Maluku adalah pelatihan pemasaran digital untuk pelajar vokasi dengan pemateri yang berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Asosiasi e-Commerce Indonesia, dan Komunitas Pegiat UMKM yang difokuskan untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan keahlian dalam menunjang proses onboarding UMKM pendidikan vokasi. 

Menteri Nadiem menambahkan bahwa Gernas BBI akan menjadi langkah strategis untuk memulihkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menurutnya, Indonesia maju dan berkelanjutan adalah visi nasional yang harus diwujudkan bersama-sama melalui kolaborasi, inovasi, dan rasa bangga dengan karya-karya anak negeri.

“Mari bersama menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Aroma Maluku, dan bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar!” imbau Nadiem. 

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Aroma Maluku yang ditandai dengan pemukulan alat musik Tifa.

“Kebangkitan ekonomi nasional dan penguatan jati diri bangsa dimulai dari gotong royong dan kebanggaan kita oleh karya anak bangsa. Mari kita serentak bergerak mewujudkan Merdeka Belajar Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Aroma Maluku,” ucapnya.

Berbeda dengan kementerian/lembaga lain, Kemendikbudristek mengikutsertakan satuan pendidikan dari berbagai jenjang dan jalur untuk berpartisipasi.

“Di samping untuk meningkatkan mutu satuan pendidikan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk mensukseskan Gernas BBI dan sekaligus menjadi sarana mensosialisasikan pendidikan vokasi yang sangat erat dengan inovasi dan kewirausahaan,” terang Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto.

Dirjen Diksi mengatakan, Gernas BBI Aroma Maluku bertujuan untuk pengembangan UMKM dalam upaya peningkatan ekonomi bangsa Indonesia, khususnya pemulihan pascapandemi. “Kami ingin meningkatkan kapasitas lebih dari 1.000 satuan pendidikan vokasi serta UMKM Maluku agar semakin memperluas jangkauan produk dan layanannya. Selain itu, juga untuk mendapatkan kemudahan dalam melakukan transaksinya secara digital,” jelas Wikan. 

Wikan mengajak semua pihak untuk menggaungkan kebanggaan terhadap produk dalam negeri. “Jika bukan kita siapa lagi dan jika tidak sekarang kapan lagi, untuk itu mari kita bela, beli, dan belanja produk lokal,” ajaknya.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji menyampaikan, begitu banyak potensi daerah mulai dari rempah, makanan, kain, dan masih banyak lagi yang lainnya. “Kami bangga, ajang ini sebagai langkah promosi produk unggulan kami,” katanya. 

Terkait konteks pendidikan vokasi, Pemerintah Provinsi Maluku akan menggunakan ajang ini sebagai promosi. “Kami pertemukan kebutuhan industri dengan SMK. Kami akan ikut sertakan selain UMKM yg ada di Maluku juga kami ikutkan produk-produk SMK,” jelas Insun. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD