sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Respons Rating Fitch, Purbaya Bakal ke Luar Negeri untuk Beberkan Arah Kebijakan Fiskal RI

Economics editor Anggie Ariesta
06/03/2026 20:42 WIB
Purbaya menilai adanya celah komunikasi yang membuat program pemerintah belum tersampaikan dengan optimal kepada para pengambil kebijakan global.
Respons Rating Fitch, Purbaya Bakal ke Luar Negeri untuk Beberkan Arah Kebijakan Fiskal RI. (Foto: Anggie Ariesta/iNews Media Group)
Respons Rating Fitch, Purbaya Bakal ke Luar Negeri untuk Beberkan Arah Kebijakan Fiskal RI. (Foto: Anggie Ariesta/iNews Media Group)

"Kalau hitungan kita, sepertinya kita tumbuh 5,5 sampai 6 persen. Mudah-mudahan lebih cepat dari 5,5. Signifikannya ada 5,5. Itu secara otomatis akan palingnya membuat impresi awal bahwa di sini pertumbuhannya berkesinambungan," tutur Purbaya.

Menkeu juga menjawab kekhawatiran Fitch mengenai melemahnya pendapatan negara. Meskipun belanja negara melonjak 41,9 persen menjadi Rp493,8 triliun demi membiayai program prioritas, penerimaan pajak tetap menunjukkan performa kuat dengan pertumbuhan 30,4 persen hingga Februari 2026.

Hingga saat ini, defisit APBN masih terjaga di level 0,53 persen terhadap PDB, jauh di bawah batas aman undang-undang sebesar 3 persen. Untuk memperkuat sisi pendapatan, Purbaya pun melakukan langkah tegas dengan melakukan perombakan personel di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.

"Salah satu konsep mereka adalah pendapatan pajak, bea cukai yang lain-lain katanya berisiko karena tahun-tahun lebih rendah dari tahun sebelumnya. Tapi kita pastikan ini akan membaik kan ini. Saya sudah mengocok ulang-ulang orang-orang pajak, bea cukai juga sama," kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement