AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

RI Jalin Kerja Sama Adopsi Teknologi Pertanian Jepang

ECONOMICS
Andi Lala
Sabtu, 21 Mei 2022 13:45 WIB
Perusahaan Indonesia dan Jepang menjalin kerja sama alih teknologi pertanian dari Jepang.
RI Jalin Kerja Sama Adopsi Teknologi Pertanian Jepang (FOTO: MNC Media)
RI Jalin Kerja Sama Adopsi Teknologi Pertanian Jepang (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Perusahaan Indonesia dan Jepang menjalin kerja sama alih teknologi pertanian dari Jepang. Hal tersebut tertuang dalam penandatangan Letter of Intent oleh perusahaan swasta Jepang RISE Holdings secara desk-to-desk.

Dalam penandatanganan kesepakaan sharing teknologi pertanian tersebut disaksikan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi 

Kesepakatan kerja sama adopsi teknologi pertanian dari Jepang tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan bisnis ke Indonesia yang difasilitasi oleh KBRI Tokyo pada akhir Maret 2022. RISE Holdings memiliki teknologi paten untuk ketahanan pangan dan soil rejuvenation yang diperuntukkan bagi lahan yang terkontaminasi bahan kimia, dengan nilai estimasi teknologi US$50 juta. 

Dubes Heri berharap dengan adanya kerja sama sharing teknologi pertanian ini, RISE Holdings dapat membantu melakukan pemetaaan lahan tercemar di Indonesia dan penerapan teknologi bio-remediasi yang dimiliki.

“Saya menyambut baik ditandatanganinya komitmen kerja sama antara perusahaan Jepang dengan Kementerian Pertanian Indonesia berkaitan dengan aplikasi dan pegembangan teknologi pertanian berupa teknologi bio-remediasi dalam mengatasi lahan tercemar di Indonesia”, ungkap  Dubes Heri yang didampingi oleh Atase Kehutanan KBRI Tokyo Zahrul Muttaqin dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022).

“Dalam momen Hari Kebangkitan Nasional ini, penandatanganan komitmen investasi dan sharing teknologi pertanian dari Jepang menjadi simbol upaya Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia. KBRI tentunya siap untuk memfasilitasi dan mendorong berbagai kerja sama dengan Jepang,” tambah Dubes Heri.

CEO RISE Holdings Tomoki Nagano mengatakan dalam menindaklanjuti komitmen kerja sama yang telah terbangun sebelumnya, RISE Holdings akan kembali melakukan kunjungan bisnis ke Indonesia dengan membawa pakar ahli dari National Institute for Agro-Environmental Science of Japan (NARO), Prof. Dr. Kazuhiro Takagi yang akan menjelaskan secara komprehensif teknologi pertanian yang telah dikembangkan oleh Jepang. 

“Sesuai komitmen yang kami sampaikan kepada Menteri Pertanian RI pada kunjungan bisnis ke Indonesia yang lalu, RISE Holdings siap berinvestasi di Indonesia dengan penerapan teknologi bioremediasi untuk pemulihan kualitas lahan pertanian dan meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil produk pangan,” terang Tomoki Nagano.

Jepang adalah salah satu mitra dagang utama Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral pada tahun 2021 mencapai USD32,5 Miliar, dengan surplus Indonesia US$3,2 Milyar. Informasi lebih lanjut data dan kerja sama ekonomi Indonesia – Jepang dapat diakses melalui dashboard Japan Indonesia Partnership Lounge (JAIPONG) melalui tautan www.dashboard.kbritokyo.jp. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD