Menurutnya, capaian ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kontribusi investasi berada di kisaran 27 hingga 28 persen, sejak tahun lalu meningkat menjadi sekitar 30 persen dan kini kembali naik menjadi 32 persen.
"Jadi itulah mengapa kita berakhir di angka 5,61 persen," ujarnya.
Meski demikian, Rosan berharap ekspor masih perlu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Dia juga menyoroti pentingnya belanja pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan.
"Sebenarnya ekspor seharusnya juga memberikan kontribusi yang lebih besar. Dan kemudian jika Anda melihat ini, maka Anda tahu, investasi sekali lagi memainkan peran yang sangat signifikan," ujarnya.
(NIA DEVIYANA)