AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Rugi Rp28,5 Triliun, Ford Stop Produksi Mobil di India

ECONOMICS
Jeanny Aipassa
Selasa, 14 September 2021 06:31 WIB
Produsen mobil asal Amerika Serikat memutuskan untuk menghentikan produksinya di India karena mengalami kerugian Rp28,5 triliun dalam 10 tahun terakhir.
Rugi Rp28,5 Triliun, Ford Stop Produksi Mobil di India (FOTO: MNC Media)
Rugi Rp28,5 Triliun, Ford Stop Produksi Mobil di India (FOTO: MNC Media)

IDXChannel  - Produsen mobil asal Amerika Serikat memutuskan untuk menghentikan produksinya di India, lantaran menderita kerugian hingga USD2 miliar atau setara Rp28,5 trilun dalam 10 tahun terakhir.

Presiden & CEO Ford Motor Company, Jim Farley, mengatakan keputusan itu didasarkan pada akumulasi kerugian operasional pabrik di India selama 10 tahun terakhir yang mencapai 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,500 triliun. 

"Meskipun berinvestasi secara signifikan di India, Ford telah mengumpulkan kerugian operasional lebih dari 2 miliar dolar AS selama 10 tahun terakhir, dan permintaan kendaraan baru jauh lebih lemah dari perkiraan,” kata Jim Farley, seperti dikutip Forbes, Selasa (14/9/2021). 

Dia mengungkapkan, meskipun menghentikan produksi mobil di India, Ford akan melanjutkan operasi dukungan pelanggan untuk kendaraan yang diproduksi secara lokal, serta model impor.  

Selain itu, perusahaan akan mempertahankan depot suku cadang di Delhi, Chennai, Mumbai, Sanand, dan Kolkata dan akan bekerja sama dengan jaringan dealernya untuk merestrukturisasi dan membantu memfasilitasi transisi mereka dari penjualan dan layanan ke dukungan suku cadang dan layanan.

Jim Farley menjelaskan, Ford akan merestrukturisasi operasinya di India dengan rencana untuk memajukan tim Ford Business Solutions yang berbasis di Chennai secara signifikan. Selain itu, perusahaan juga berencana untuk membawa lebih banyak kendaraan global Ford dan SUV elektrifikasi ke negara tersebut. 

“Sebagai bagian dari rencana Ford+ kami, kami mengambil tindakan yang sulit tetapi perlu untuk memberikan bisnis yang menguntungkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang dan mengalokasikan modal kami untuk tumbuh dan menciptakan nilai di area yang tepat," ujar Jim Farley. 

Ford India juga akan mempertahankan jaringan pemasok yang lebih kecil untuk mendukung manufaktur mesin untuk ekspor dan akan bekerja sama dengan pemasok lain untuk memastikan kelancaran operasi manufaktur kendaraan. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD