Sebelumnya, pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan minyak guna meningkatkan ketahanan energi nasional hingga tiga bulan. Saat ini, cadangan energi Indonesia baru mampu bertahan sekitar 25-26 hari.
Menurutnya, standar ketahanan energi secara internasional berada di kisaran tiga bulan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengejar target tersebut melalui pembangunan storage baru.
“Makanya kita sekarang mau bangun storage untuk minimal tiga bulan. Kalau kita impor sebanyak itu, kita mau taruh di mana? Itu problem kita saat ini, dan harus kita perbaiki,” ujar Bahlil.
Adapun fasilitas penyimpanan minyak baru ini direncanakan berlokasi di Pulau Sumatera. Saat ini, proyek masih dalam tahap penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS) sebelum masuk ke tahap konstruksi.
(DESI ANGRIANI)