Produsen mobil tersebut mengambil langkah setelah Seoul merampungkan kesepakatan dagang dengan AS, di mana Trump menurunkan tarif AS atas mobil Korea Selatan dari 25 persen menjadi 15 persen.
Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan investasi Hyundai Motor dan Kia pada periode 2021–2025 yang sebesar 89,1 triliun won.
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, bertemu dengan Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung dan para pemimpin bisnis lainnya pada Minggu, (16/11/2025), dua hari setelah rincian kesepakatan dagang AS-Korea Selatan diumumkan.
Kesepakatan itu mencakup komitmen Korea Selatan untuk berinvestasi USD350 miliar di sektor-sektor strategis AS.
"Kami akan mendiversifikasi pasar ekspor, meningkatkan ekspor dari pabrik domestik, dan lebih dari menggandakan ekspor mobil melalui pabrik kendaraan listrik baru pada 2030,” ujar Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung.