sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

SKK Migas-WNEL Mulai Tahap Implementasi FID Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung

Economics editor Taufan Sukma Abdi Putra
02/03/2026 20:56 WIB
Pengembangan Proyek Mako memasuki rangkaian fase utama mulai dari Pre FID pada 2025 hingga mencapai First Gas pada Q4 2027.
SKK Migas-WNEL Mulai Tahap Implementasi FID Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung (foto: iNews Media Group)
SKK Migas-WNEL Mulai Tahap Implementasi FID Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Conrad Asia Energy menandai dimulainya tahap implementasi Final Investment Decision (FID) untuk Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Lapangan gas tersebut sendiri merupakan wilayah kerja yang dioperasikan oleh West Natuna Exploration Limited (WNEL).

Seremoni dimulainya tahap implementasi tersebut digelar Kantor SKK Migas, Jakarta, dan dihadiri oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto serta pengusaha Hashim S Djojohadikusumo, Senin (2/3/2026). Selain itu, turut hadir juga perwakilan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, PT PLN EPI, Bank Negara Indonesia, serta jajaran manajemen SKK Migas.

Lapangan Gas Mako kini menjadi bagian dari investasi strategis yang dikembangkan melalui kerja sama pemerintah, WNEL sebagai operator, dan PT Nations Natuna Barat, entitas dibawah Arsari Group dan akan menjadi pemegang mayoritas hak partisipasi di Blok Duyung.

Dengan pengalaman mendalam pengusaha Hashim S Djojohadikusumo di industri migas serta dukungan pendanaan dari PT Bank Negara Indonesia Tbk(BBNI), PT Nations Natuna Barat memperkuat struktur pembiayaan dan tata kelola proyek untuk memastikan kelangsungan pengembangan Lapangan Gas Mako hingga fase produksi pertama.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement