AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Sandiaga Sebut Penyelengaraan G20 di Indonesia bisa Pulihkan Pariwisata

ECONOMICS
Anggie Ariesta
Rabu, 15 September 2021 14:19 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku yakin penyelenggaraan G20 akan memberikan dampak ekonomi yang positif.
Sandiaga Sebut Penyelengaraan G20 di Indonesia bisa Pulihkan Pariwisata. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku yakin penyelenggaraan G20 dengan Indonesia sebagai tuan rumah akan memberikan dampak ekonomi yang positif. Salah satunya adalah sektor pariwisata yang begitu tertekan saat pandemi Covid-19 mulai menjangkiti negeri ini sejak Maret 2020 lalu.

Hal itu dikatakannya saat membuka Leaders Summit Asia di sesi Minister Talk Global Tourism Forum 2021 yang membahas Reopening Asean Tourism Destination for Internasional Tourist. Menparekraf mengatakan, saat ini sektor pariwisata sedang bangkit dan menuju pemulihan dengan sukses mengendalikan Covid-19 sampai Indonesia menggelar Presidensi G20 di akhir tahun.

"Kita percaya bahwa sektor pariwisata pulih di akhir tahun ini sambil kita mempersiapkan Presidensi Indonesia di Forum G20 di bulan November dan Desember. Aktivitas Bali akan fokus di G20 menjadi tuan rumah selain Jakarta, Borobudur dan destinasi lainnya," kata Sandiaga dalam Minister Talk Global Tourism Forum 2021 secara virtual, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Karena Bali dipilih jadi tempat selain Jakarta untuk G20 nanti, Sandiaga mengatakan mereka mempersiapkan sebaik mungkin dengan prioritas sektor kesehatan. Diantaranya adalah dengan percepatan vaksinasi juga menjaga semua aspek agar tak ada lagi kasus Covid-19 baru. 

"Bagaimana kita mengelola sektor kesehatan agar berjalan baik, menjaga ketersediaan tempat tidur tetap menurun, dan sejalan dengan itu kita memberikan bantuan sosial dengan uang tunai atau transfer serta bansos untuk masyarakat Indonesia yang kerja di sektor pariwisata dan ekraf," ujarnya.

Dengan adanya forum Menteri tersebut, Sandiaga berharap negara-negara yang mewakili bisa melihat perkembangan pariwisata Indonesia sendiri. Diantara yang hadir Minister Talk antara lain Singapura diwakili oleh Alvin Tan, Menteri Perdagangan dan Industri,  Dr Thong Korn, Menteri Pariwisata Kamboja, Nguyen Van Hung, Menteri Seni, Olahraga dan Pariwisata Vietnam, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Phiphat Ratchakiyprakarn serta Menteri Sumber Daya Utama dan Pariwisata Brunei Darussalam, Dato Seri Setia Awang Haji Ali Bin Apong.

"Kita juga berharap pariwisata internasional bisa bertahan untuk siap menyambut turis Indonesia. Pandemi bisa dikendalikan, vaksinasi bisa dijalankan, pariwisata akan tetap aman," kata Sandiaga.

Global Tourism Forum adalah inisiatif dari World Tourism Forum Institute yang berbasis di London. Mulai tahun 2020, acara World Tourism Forum Institute di berbagai negara diberi judul Global Tourism Forum.

Global Tourism Forum adalah platform kolaborasi internasional yang berfokus untuk mengatasi tantangan bagi industri perjalanan dengan enggabungkan upaya bersama lembaga pemerintah, pemangku kepentingan industri, dan akademisi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD