sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sektor Nonmigas Topang Kinerja Perdagangan RI Januari-Mei 2026

Economics editor Nia Deviyana
03/07/2026 10:34 WIB
Meskipun neraca perdagangan Mei mencatatkan defisit sebesar USD1,61 miliar akibat peningkatan defisit sektor migas, secara kumulatif periode Januari–Mei 2026.
Sektor Nonmigas Topang Kinerja Perdagangan RI Januari-Mei 2026. Foto: iNews Media Group.
Sektor Nonmigas Topang Kinerja Perdagangan RI Januari-Mei 2026. Foto: iNews Media Group.

"Ke depan, pemerintah akan terus memperluas akses pasar ekspor sekaligus meningkatkan nilai tambah produk nasional agar kinerja ekspor tetap terjaga," kata dia.

Selama Januari–Mei 2026, ekspor sektor industri pengolahan tumbuh 6,80 persen (CtC). Pertumbuhan tersebut terutama didorong meningkatnya ekspor aluminium dan barang daripadanya (HS 76) sebesar 64,33 persen, nikel dan barang daripadanya (HS 75) sebesar 60,88 persen, serta bahan kimia organik (HS 29) sebesar 31,04 persen (CtC). Peningkatan tersebut didukung membaiknya harga komoditas di pasar internasional serta meningkatnya permintaan global.

Di sisi lain, ekspor beberapa sektor mengalami pelemahan pada Januari—Mei 2026. Beberapa di antaranya ekspor sektor pertanian melemah 24,95 persen; sektor migas turun 12,71 persen; dan sektor pertambangan dan lainnya turun 8,14 persen (CtC). Kakao dan olahannya (HS 18) serta kopi, teh dan rempah-rempah (HS 09) menjadi dua komoditas sektor pertanian yang mengalami penurunan terdalam pada Januari–Mei 2026 dengan nilai penurunan masing-masing sebesar 39,34 persen dan 29,94 persen (CtC). 

Sedangkan komoditas ekspor sektor pertambangan dan lainnya yang mengalami penurunan terdalam adalah bijih logam terak dan abu (HS 26) dengan penurunan ekspor 45,97 persen (CtC).

Dari sisi tujuan, pada Januari—Mei 2026 ekspor nonmigas Indonesia ke sejumlah negara menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Ekspor ke Rumania melonjak 409,78 persen; disusul Hong Kong 34,01 persen; Mesir 33,73 persen; Tailan 19,32 persen; dan China 17,68 persen (CtC). Selain itu, ekspor ke kawasan Asia Tengah Lainnya (Uzbekistan, Tajikistan, Turkmenistan), Afrika Utara, Asia Timur, Amerika Selatan, dan Afrika Barat juga mencatatkan kinerja positif selama Januari–Mei 2026.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement