Di Mediterania, Israel dilaporkan menutup ladang gasnya, sementara aliran pipa gas Iran ke Turki berada dalam ancaman. Negara-negara seperti Mesir pun terpaksa masuk ke pasar LNG laut yang lebih mahal untuk memenuhi kebutuhan domestik.
Situasi tersebut berpotensi menciptakan perang penawaran global atas sisa kargo LNG yang tersedia. Baik konflik tetap terlokalisasi maupun meluas, biaya ekonominya diperkirakan akan dirasakan konsumen di seluruh dunia dalam bentuk kenaikan tarif energi dan tekanan inflasi baru.
(DESI ANGRIANI)