AALI
9925
ABBA
410
ABDA
6500
ABMM
1580
ACES
1265
ACST
238
ACST-R
0
ADES
3030
ADHI
1090
ADMF
7775
ADMG
194
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
190
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1050
AKRA
4300
AKSI
402
ALDO
925
ALKA
232
ALMI
246
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.33
-0.03%
-0.17
IHSG
6620.46
0.27%
+17.89
LQ45
950.01
-0.02%
-0.16
HSI
23989.88
0.03%
+6.22
N225
28879.99
1.49%
+424.39
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Siasati Lonjakan Harga, Semen Indonesia (SMGR) Gunakan Batu Bara Berkalori Rendah

ECONOMICS
M Iqbal /sindonews
Jum'at, 10 September 2021 18:15 WIB
PT Semen Indonesia akan mencoba menggunakan batu bara berkalori rendah guna mengatasi harga batu bara yang tinggi.
PT Semen Indonesia akan mencoba menggunakan batu bara berkalori rendah guna mengatasi harga batu bara yang tinggi. (Foto: MNC Media)
PT Semen Indonesia akan mencoba menggunakan batu bara berkalori rendah guna mengatasi harga batu bara yang tinggi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menghadapi kenaikan harga batu bara, Direktur PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Doddy Sulasmono Diniawan mengatakan pihaknya akan mencoba menggunakan batu bara berkalori rendah guna mengatasi harga batu bara yang tinggi.

Pada tahun ini, harga batu bara tercatat menembus USD100 perton pada Juni 2021 atau naik USD10,59 jika dibandingkan dengan bulan Mei 2021 yang mencapai USD89,74 per ton. 

Perusahaan dengan kode emiten SMGR ini tengah berupaya meningkatkan volume penjualan domestik, seiring permintaan semen nasional ditengah tantangan kompetisi yang semakin ketat.

Hal ini membuat Industri Semen mengalami tekanan yang cukup tinggi seiring naiknya harga batu bara acuan (HBA). Menurut Doddy dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), pada pertengahan Agustus 2021 sudah mulai ada peningkatan permintaan di Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah dan Banten. 

Hal ini seiring dengan pelonggaran PPKM yang banyak terjadi di wilahan itu. Peningkatan permintaan itu tak hanya produk semen tetapi juga produk lainnya. PT Semen Indonesia berupaya menjaga pangsa pasar dan menjaga optimalisasi utilitasi pabrik dalam mencapai efisiensi biaya ditengah pandemi dan tantangan pasar yang semakin kompetitif. 

Emiten berkode saham SMGR itu berencana menciptakan peluang-peluang melalui inovasi produk dan layanan untuk meningkatkan penjualan.

Saat ini PT Semen Indonesia telah bertransformasi menjadi perusahaan penyedia building material semen Indonesia dengan cara mengembangkan berbagai produk dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

Misalnya seperti Dynahome, yang merupakan solusi untuk mendukung program pengembangan rumah murah. Dengan Dynahome memungkinkan pembangunan rumah 12 kali lebih cepat dibandingkan dengan pembangunan secara konvensional.(TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD