sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Simak Penjelasan Ahli Pelabuhan soal Rencana Merger BUMN Transportasi Laut

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
07/01/2026 19:45 WIB
Bahkan, berpotensi mengalihkan tanggung jawab negara terhadap layanan publik kepada BUMN yang bergerak di sektor komersial.
Simak Penjelasan Ahli Pelabuhan soal Rencana Merger BUMN Transportasi Laut. (Foto Istimewa)
Simak Penjelasan Ahli Pelabuhan soal Rencana Merger BUMN Transportasi Laut. (Foto Istimewa)

Dalam pandangannya, jika merger tetap dipaksakan, maka beban subsidi yang sebelumnya menjadi tanggung jawab negara secara tidak langsung akan dipindahkan ke Pelindo melalui skema cross-subsidy. Hal ini berpotensi menekan kinerja keuangan Pelindo dan pada saat yang sama bisa mengganggu fokus perusahaan dalam memperkuat infrastruktur pelabuhan dan logistik nasional yang justru menjadi kunci daya saing ekonomi Indonesia.

Wahyono juga mengingatkan keberlanjutan angkutan laut, khususnya Pelni, seharusnya ditempatkan sebagai kebijakan strategis nasional, bukan sekadar persoalan efisiensi korporasi.

Menurutnya, rute-rute perintis yang dilayani Pelni memiliki fungsi vital dalam menjaga konektivitas antar wilayah, distribusi barang, serta mobilitas masyarakat di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sehingga logika bisnis murni tidak bisa dijadikan dasar utama dalam pengambilan keputusan.

Karena itu, dia menilai solusi yang lebih tepat adalah memperkuat komitmen negara melalui subsidi yang berkelanjutan, peremajaan armada, serta perbaikan tata kelola BUMN sektor transportasi laut secara terpisah sesuai dengan fungsi masing-masing. 

"Dengan begitu, tujuan pelayanan publik tetap terjaga tanpa harus mengorbankan kinerja BUMN lain yang beroperasi di sektor komersial," ujar dia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement