IDXChannel – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kondisi pasar tenaga kerja Indonesia menunjukkan perbaikan pada November 2025, tercermin dari penurunan jumlah pengangguran dan meningkatnya penyerapan tenaga kerja.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan jumlah pengangguran pada November 2025 tercatat sebanyak 7,35 juta orang, turun 109 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Dengan perkembangan ini, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,74 persen dari sebelumnya 4,85 persen.
“Penurunan tingkat pengangguran terbuka ini terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan, serta di wilayah perkotaan maupun perdesaan,” ujar Amalia dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Kamis (5/2/2025).
BPS mencatat angkatan kerja pada November 2025 mencapai 155,27 juta orang, meningkat 1,26 juta orang dibandingkan Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 147,91 juta orang tercatat bekerja, bertambah 1,37 juta orang.
Perbaikan juga terlihat dari meningkatnya proporsi pekerja penuh yakni mereka yang bekerja minimal 35 jam per minggu yang naik menjadi 67,94 persen atau sekitar 100,5 juta orang. Sebaliknya, tingkat setengah pengangguran turun menjadi 7,81 persen dari sebelumnya 7,91 persen.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh lapangan usaha mencatat peningkatan tenaga kerja dibandingkan Agustus 2025, dengan tambahan terbesar terjadi di sektor akomodasi dan makanan-minuman naik 381 ribu, industri pengolahan naik 196 ribu, serta perdagangan bertambah 168 ribu.
BPS menilai perkembangan ini menunjukkan sinyal positif bagi pemulihan pasar tenaga kerja nasional menjelang akhir 2025.
(Shifa Nurhaliza Putri)