AALI
9825
ABBA
0
ABDA
6950
ABMM
1210
ACES
1260
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2710
ADHI
915
ADMF
7675
ADMG
212
ADRO
1780
AGAR
368
AGII
1485
AGRO
2260
AGRO-R
0
AGRS
206
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
200
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
570
AKRA
4030
AKSI
434
ALDO
750
ALKA
222
ALMI
240
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
458.59
0.27%
+1.25
IHSG
6123.07
0.16%
+9.95
LQ45
861.91
0.24%
+2.04
HSI
24311.91
-0.77%
-188.48
N225
29437.68
-2.47%
-746.28
NYSE
16328.79
-1.63%
-271.00
Kurs
HKD/IDR 1,831
USD/IDR 14,265
Emas
796,218 / gram

Sri Mulyani Ajak Masyarakat Awasi Rp800 Triliun untuk Dana Desa

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Selasa, 08 Juni 2021 13:56 WIB
Menkeu Sri Mulyani meminta masyarakat ikut mengawasi penggunaan anggara transfer ke daerah dan dana desa yang mencapai Rp800 triliun.
Sri Mulyani Ajak Masyarakat Awasi Rp800 Triliun untuk Dana Desa (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta peran serta masyarakatu untuk mengawasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dan Dana Desa yang nilainya meningkat signifikan Rp33,1 triliun dengan total mencapai Rp795,5 triliun di 2021.

“Jadi poin kita adalah belanja TKDD sebesar Rp 800 triliun, agar rakyat memahami untuk ikut mengawasi dan memberijan masukan  gimana anggaran itu dibelanjakan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (8/6/2021). 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti mengatakan rata-rata belanja daerah pada April 2021 baru mencapai 12,7 persen. Sebagian besar anggaran daerah digunakan untuk belanja pegawai, baik melalui gaji maupun honor perjalanan dinas.


"Jadi ini menjadi perhatian kita. Kita belum lihat di situ belanja modalnya apakah itu belanja modal yang produktif atau tidak produktif. Ini yang menjadi trigger kenapa kita ingin ada bedah data APBD dan itu dilakukan oleh stakeholder kita,"bebernya.


Dia menambahkan ada Tunjangan Hari Raya (THR) pada April 2021 kemarin proporsinya menjadi tinggi. Jika dilihat dari spending APBD yang sudah direalisasikan sebesar 12,7 persen itu, sekitar 58 persen untuk belanja pegawai. Sementara belanja modal masih sangat rendah yakni sekitar 5-6 persen. 

" Dan juga akun-akun lainnya yang muaranya kepada belanja pegawai ini terus terang menjadi perhatian kita semua," jelasnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD