AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Sri Mulyani Minta Pertamina Segera Kendalikan Konsumsi BBM

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 12 Agustus 2022 04:09 WIB
Konsumsi BBM jenis Pertalite hingga Juli 2022 sudah mencapai taraf mengkhawatirkan.
Sri Mulyani Minta Pertamina Segera Kendalikan Konsumsi BBM (FOTO:MNC Media)
Sri Mulyani Minta Pertamina Segera Kendalikan Konsumsi BBM (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera mengendalikan konsumsi BBM, terutama BBM jenis RON 90, atau Pertalite, dan juga BBM Solar subsidi. 

Adapun permintaan ini karena Sri tidak ingin APBN yang selama ini menjadi shock absorber kemudian jebol karena tekanan yang ada saat ini. 

"Anggaran subsidi untuk Pertalite dan solar subsidi itu, kita akan menghadapi tekanan dari perubahan nilai tukar dan deviasi harga minyak serta volume yang meningkat. Makanya saya minta Pertamina untuk mengendalikan konsumsinya, ini supaya APBN tidak mengalami tekanan tambahan," ungkap Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi Agustus 2022 di Jakarta, Kamis(11/8/2022). 

Tercatat, konsumsi BBM jenis Pertalite hingga Juli 2022 sudah mencapai taraf mengkhawatirkan. Angkanya sudah menembus 16,8 juta Kilo Liter (KL) dari kuota yang ditetapkan tahun ini yakni 23 juta KL. Sehingga, kuota BBM Pertalite tersisa hanya sebanyak 6,2 juta KL.

Di sisi lain, angka konsumsi BBM jenis solar subsidi hingga Juli sudah mencapai 9,9 juta KL dari rencana kuota tahun ini sebesar 14,91 juta KL. Dengan angka tersebut, maka kuota yang tersisa hanya 5,01 juta KL.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD