Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Adityawarman mengatakan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah untuk mempercepat distribusi BBM. Upaya tersebut meliputi penambahan armada mobil tangki, penambahan awak mobil tangki (AMT), serta memperpanjang jam operasional SPBU dan pengiriman dari terminal BBM ke SPBU.
"Mudah-mudahan itu juga bisa mengurai dalam waktu lebih cepat," tuturnya.
Dia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi lebih dari cukup. Menurutnya, ketahanan stok BBM nasional saat ini berada di kisaran 14 hingga 40 hari. Sementara untuk Pertalite dan Biosolar, rata-rata stok tersedia sekitar 15 hari.
"Kalau stok untuk BBM nasional itu rata-rata di 14 sampai 40 hari itu berbeda-beda ya, Pertalite dan biosolar rata-rata sekarang di 15 hari," kata Taufik.
(NIA DEVIYANA)