AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Tantang Soal Jebakan Utang di Proyek Kereta Cepat, Luhut: Datang dan Buktikan!

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Kamis, 26 Mei 2022 10:02 WIB
Luhut menilai bahwa isu jebakan utang merupakan kritikan tak berdasar karena jenis pembiayaan di proyek tersebut merupakan jenis utang produktif.
Tantang Soal Jebakan Utang di Proyek Kereta Cepat, Luhut: Datang dan Buktikan! (foto: MNC Media)
Tantang Soal Jebakan Utang di Proyek Kereta Cepat, Luhut: Datang dan Buktikan! (foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, buka suara atas kritikan sejumlah pihak terkait potensi adanya jebakan utang (hidden debt) di salah satu proyek infrastruktur Kereta Cepat (KCIC) Jakarta–Bandung.

Luhut menilai bahwa isu jebakan utang merupakan kritikan tak berdasar karena jenis pembiayaan di proyek tersebut merupakan jenis utang produktif.

“Utang kita itu utang produktif. Jadi kalau ada yang bilang hidden debt, kau datang saja kemari, tunjukkan hidden debt-nya yang mana. Wong saya yang tangani,” ujar Luhut, Kamis (26/5/2022). 

Menurut Luhut, hidden debt dapat terjadi untuk proyek dengan skema Government to Government (G to G). Sementara dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, skema yang digunakan adalah kerjasama business to business (B to B).

Meski proyek KCJB mengalami pembengkakan biaya, Luhut memastikan bahwa tidak ada yang disebut dengan hidden debt. Dengan kondisi pembengkakan biaya yang dihadapi KCJB, proyek tersebut akan tetap dilanjutkan dan mulai tes uji coba pada November 2022 mendatang.

“Hidden debt itu kalau G to G. Ini kan proyek B to B, jadi nggak ada itu hidden debt. Bahwa ada overrun cost (pembengkakan biaya), ya itu happens (memang terjadi). Kita nggak mau cari (pembengkakakn itu) salah siapa. Kita selesaikan saja,” ungkapnya.

“Sempat Tertunda beberapa bulan pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung tapi akan kita mulai dan tes pada November 2022 ini,” tegasnya.

Sebagai informasi, Sebelumnya PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) menyebut pembengkakan biaya atau cost overrun proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) adalah senilai USD 1,675 miliar atau setara dengan sekitar Rp24 triliun. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD