AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Terendah Sepanjang 2021, Produksi Alumunium China Anjlok 3,12 Persen

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 15 September 2021 13:37 WIB
Produksi alumunium pada bulan Agustus mengalami penurunan 3,12% dibandingkan produksi Juli yang mencapai 3,2 juta ton.
Terendah Sepanjang 2021, Produksi Alumunium China Anjlok 3,12 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Data industri terbaru China melaporkan, bahwa produksi alumunium pada bulan Agustus mengalami penurunan 3,12% dibandingkan produksi Juli yang mencapai 3,2 juta ton. 

Persentase tersebut melemah empat bulan berturut-turut, dan mencapai level terendahnya sepanjang tahun. Sebagai produsen logam terbesar dengan kapasitas rata-rata produksi mencapai 3,16 juta ton alumunium, China dikabarkan secara intensif melakukan pembatasan produksi sebagai bentuk pengurangan emisi di sekitar kawasan peleburan, dilansir Reuters, Rabu (15/9/2021). 

"Adapun wilayah tempat pemrosesan material aluminum juga dilaporkan mengalami kekurangan pasokan listrik akibat banyaknya daya pakai industri di sekitarnya," tulisnya. 

Seperti di wilayah Xinjiang Barat yang telah meminta lima pabrik peleburan untuk mengurangi produksi sebesar 10% untuk periode Agustus-Desember ini. Wilayah tersebut menghasilkan seperlima dari total produksi alumunium China. 

Meskipun menurun, tetapi valuasi produksi alumunium China masih berada di kisaran positif, naik 0,4% secara year on year. 

Biro Statistik Nasional China mencatat total output industri China atas 10 logam non-ferro yakni tembaga, alumunium, timbal, seng, nikel, timah, antimon, merkuri, magnesium, dan titanium mencapai 5,3 juta ton pada Agustus 2021. Angka tersebut turun 1,3% dari Juli 2021, tetapi masih naik secara tahunan.

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD