AALI
9600
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
830
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2970
AGAR
324
AGII
2030
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
296
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
212
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.09
-0.81%
-4.37
IHSG
6971.29
-0.64%
-44.77
LQ45
1002.80
-0.79%
-7.94
HSI
22124.19
-0.47%
-105.33
N225
26984.14
0.42%
+112.87
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
871,109 / gram

Terkait Penghapusan PPKM Level 1, Wamenkes: Masih Dievaluasi

ECONOMICS
Kevi Laras
Senin, 23 Mei 2022 19:25 WIB
Wamenkes mengatakan akan melakukan evaluasi, bersama para ahli epidemiologi.
Wamenkes mengatakan akan melakukan evaluasi, bersama para ahli epidemiologi.
Wamenkes mengatakan akan melakukan evaluasi, bersama para ahli epidemiologi.

IDXChannel - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan akan melakukan evaluasi, bersama para ahli epidemiologi. Hal tersebut dilakukan, untuk menentukan apakah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 dihapus atau tidak. 

Dalam penjelasannya, Dante mengatakan mengendalikan Covid-19 dengan PPKM ada perhitungannya. Dia menyebut parameter yang digunakan pemerintah adalah menghitung Rt atau effective reproduction number Covid-19.

"Mengenai status PPKM yang memang nantinya akan dihapus, kami sedang melakukan evaluasi dengan para epidemiolog," kata Wamenkes Dante dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI disiarkan langsung,  Senin (23/5/2022).

Lebih lanjut, ia menjelaskan ada dua opsi ditentukan pemerintah dalam memutuskan PPKM yakni; pertama Rt kurang dari dua bulan nilainya kurang dari satu maka PPKM akan diperpanjang setiap dua pekannya. 
Kemudian, opsi kedua, jika Rt Covid-19 selama 4 bulan kurang dari 1, maka PPKM akan diperpanjang sebulan sekali. 

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung bila kasus Covid-19 di Indonesia terkendali. Alasannya yaitu persentase antibodi masyarakat Indonesia meningkat. 

"Kelihatannya kita sudah mulai agak pd terhadap situasi ini (covid), mungkin karena angka antibodi SARS-CoV-2 di kita semakin baik," katanya

"Penelitian antibodi terhadap Covid-19 yang diselenggarakan dua kali di Desember 2021 dan di Maret 2022 di Maret 2022. Sudah ada 99,6 orang-orang di populasi masyarakat, yang diperiksa antibodinya sudah menunjukkan hasil positif sehingga kebal terhadap Covid-19," jelas Dante.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD