AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23466.39
-1.26%
-300.30
N225
27924.96
-0.37%
-104.61
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Tetap Buka Saat Nataru, TMII Akan Perketat Prokes 

ECONOMICS
Oktorizi Alpino/Sindonews
Kamis, 25 November 2021 14:19 WIB
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap akan menerima kunjungan masyarakat ketika momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tiba.
Tetap Buka Saat Nataru, TMII Akan Perketat Prokes (FOTO: MNC Media)
Tetap Buka Saat Nataru, TMII Akan Perketat Prokes (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap akan menerima kunjungan masyarakat ketika momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tiba. Namun, TMII akan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat di seluruh area.

Direktur Utama PT PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono, selaku pengelola TMII, akan memberlakukan aturan ketat terkait protokol kesehatan di seluruh area TMII. Itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 di tengah pandemi.

"Sebagai pengelola destinasi memastikan protokol kesehatan kami jalankan. Tugas kami adalah mempersiapkan," kata Direktur Utama PT TWC Edy Setijono di Jakarta Timur, Kamis (25/11/2021).

Menurut dia, mengacu dari data grafik jumlah pengunjung TMII mengalami kenaikan pada bulan Agustus, September dan Oktober.  Itu artinya, sambung dia, perekonomian dapat kembali berjalan mulus tanpa terhambat kondisi di tengah pandemi Covid-19.

"Harapannya ini bisa mempercepat recovery. Semoga Nataru ini tidak menjadi nightmare lagi seperti libur lebaran kemarin," ujarnya.

Dia menuturkan, untuk memastikan protokol  kesehatan berjalan sempurna maka dibutuhkan kesadaran para pengunjung agar libur nataru di tidak berdampak negatif. 

"Kebetulan masyarakat juga mulai bagus ya. Kesadaran bersama kita taati ketentuan PPKM semoga ini yang terkahir. Sehingga tahun 2022 kita sudah mulai bergerak," tuturnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD