AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Total Tutup Bisnis SPBU di Indonesia, Pengamat: Persaingan Makin Ketat

ECONOMICS
Oktiani/Koran Sindo
Kamis, 06 Mei 2021 21:44 WIB
Penutupan sudah dilakukan sejak akhir 2020 hingga awal 2021.
Penutupan sudah dilakukan sejak akhir 2020 hingga awal 2021. (Foto: MNC media)

IDXChannel - Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, persaingan bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia semakin hari semakin ketat. Hal ini menanggapi PT Total Oil Indonesia yang menutup seluruh SPBU di Indonesia. Penutupan sudah dilakukan sejak akhir 2020 hingga awal 2021.

Adapun total SPBU Total di Indonesia sebanyak 18 unit yang tersebar di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi (Jabodetabek) dan Bandung.

"Saya kira memang persaingan bisnis SPBU ini semakin hari semakin ketat. Apalagi dengan hadirnya BP-AKR dan juga VIVO selain Shell, maka Total semakin tertekan," ujarnya ketika dihubungi, Kamis (6/5/2021).

Menurut dia, masyarakat kurang terlalu mengenal Total sebagai salah satu SPBU yang ada di Indonesia mengingat minimnya promosi yang dilakukan oleh Total.

"Masyarakat lebih suka dengan merek besar seperti Shell karena banyak promosi dan juga BP-AKR yang sekarang mulai gencar membuat cabang di beberapa wilayah di Jadetabek," ungkapnya.

Sementara VIVO masih terkenal karena mengeluarkan produk murah dengan ron 89 mereka menjadi promosi gratis juga untuk BBM jenis lain.  "Produk Total oleh penggunaan kendaraan juga kurang menarik jika dibandingkan SPBU swasta lainnya. Saya kira itu yang menyebabkan Total harus menutup semua SPBU mereka di Indonesia," tuturnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD