AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Transisi ke TV Digital, Warga Tangerang Dapat Set Top Box Gratis

ECONOMICS
Isty Maulidya
Kamis, 23 Juni 2022 18:06 WIB
Pemkot Tangerang berencana membagikan set top box (STB) gratis bagi warganya dalam rangka percepatan migrasi penyiaran TV Analog ke TV Digital.
Transisi ke TV Digital, Warga Tangerang Dapat Set Top Box Gratis
Transisi ke TV Digital, Warga Tangerang Dapat Set Top Box Gratis

IDXChannel - Pemerintah Kota Tangerang berencana membagikan set top box (STB) gratis bagi warganya dalam rangka percepatan migrasi penyiaran TV Analog ke TV Digital atau Analog Switch Off (ASO). Set top box ini nantinya bisa digunakan warga yang masih menggunakan tv analog tanpa harus mengganti televisi dengan yang baru.

Kepala Diskominfo, Indri Astuti mengatakan STB  ini akan diberikan kepada warga kurang mampu dan masih menggunakan TV Analog. Warga  hanya perlu mendaftar melalui aplikasi Sabakota  dan selanjutnya tinggal menunggu persetujuan diaplikasi tersebut.

“Adapun kriteria penerima STB yaitu Rumah Tangga Miskin yang merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), hanya memiliki TV analog yang biasanya menggunakan antena, lokasi rumah berada di lokasi siaran TV digital, dan dalam satu rumah hanya menerima satu bantuan STB,” ujar Indri.

Untuk masyarakat yang telah disetujui melalui aplikasi Sabakota maka akan didata kembali oleh kelurahan melalui aplikasi SIDATA dan diserahkan kepada Pemerintah Pusat. Pendataan ini hanya bisa dilakukan hingga tanggal 28 Juni 2022 pada pukul 23.59 WIB.

“Warga juga perlu memberikan keterangan jelas seperti memberikan gambar foto, antena, rumah sesuai dengan titik pada peta, serta surat keterangan,“ jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah akan menutup semua siaran TV Analog secara bertahap. Ada tiga tahapan  menurut Peraturan Menteri Kominfo No.6 tahun 2021 (yang telah direvisi dengan Peraturan Menteri Kominfo No. 11/2021) tentang Penyelenggaraan Penyiaran. Tahap pertama, 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap terakhir 2 November 2022.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD