AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Turun 4.965, Kasus Aktif di Jakarta Mencapai 57.043

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Jum'at, 25 Februari 2022 06:52 WIB
Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19, yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus cukup signifikan.
Turun 4.965, Kasus Aktif di Jakarta Mencapai 57.043
Turun 4.965, Kasus Aktif di Jakarta Mencapai 57.043

IDXChannel - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19, yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus cukup signifikan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data Kamis (24/2/2022) Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 4.965 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 57.043 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Jumat (25/2/2022).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," tambahnya.

Dwi memaparkan berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 52.020 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 42.656 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.855 positif dan 35.801 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 55.700 orang dites, dengan hasil 4.300 positif dan 51.400 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.082.827 dengan tingkat kesembuhan 93,8%, dan total 14.513 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,3%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%," jelasnya.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 339.834 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 900.614 per sejuta penduduk," ujarnya.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 14,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tutupnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD