AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
HSI
17855.14
-0.44%
-78.13
N225
26548.61
0.44%
+117.06
NYSE
13580.39
-1.57%
-216.61
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
790,953 / gram

Turunkan Harga, Pemda Diminta Subsidi Tiket Pesawat

ECONOMICS
Heri Purnomo
Kamis, 18 Agustus 2022 17:00 WIB
Pemerintah ingin menjaga keseimbangan tarif tiket pesawat maupun tarif transportasi lainnya.
Turunkan Harga, Pemda Diminta Subsidi Tiket Pesawat (Foto: MNC Media)
Turunkan Harga, Pemda Diminta Subsidi Tiket Pesawat (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi masih mencari cara agar tarif transportasi udara tidak terlalu tinggi. Pemerintah ingin menjaga keseimbangan tarif tiket pesawat maupun tarif transportasi lainnya. 

“Saya sudah sampaikan ke Pak Dirjen, kami akan bicara detail dengan pemangku sektor transportasi lainnya. Satu hal penting, adalah keikutsertaan Pemda berbagi dengan sistem sharing atau subsidi kepada masyarakat,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/8/2022). 

Budi menilai, pemerintah daerah (Pemda) perlu mengeluarkan subsidi untuk biaya penerbangan  atau tarif tiket pesawat agar tingkat okupansi yang rendah bisa kembali naik. Dengan begitu, harga pun bisa terkendali.

“Artinya dengan tingkat keterisian yang rendah itu, membuat keharusan mereka menetralisir harga. Kalau itu ada subsidi, mereka membantu memasarkan hingga okupansi naik, harga akan bisa dipertahankan. Harga itu kan berbanding lurus dengan tingkat keterisian yang ada,” ungkapnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD